Polri Siapkan Enam Posko DVI, Perkuat Operasi SAR Kapal Virgo Transport 8

IVOOX.id – Polri menyiapkan enam posko Disaster Victim Identification (DVI) di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan untuk mendukung proses identifikasi korban Kapal Virgo Transport 8 yang hingga kini masih dalam penanganan operasi SAR. Selain menyiapkan DVI, Polri juga mengirim tiga Kapal Polisi untuk pencarian serta helikopter dari sejumlah unsur terkait.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, posko DVI disiapkan untuk mendukung proses identifikasi antemortem dan postmortem apabila diperlukan dalam penanganan korban.
“Polri tidak hanya memperkuat pencarian dan evakuasi, tetapi juga menyiapkan seluruh dukungan yang diperlukan, termasuk DVI, kesehatan, posko pelayanan, dan jalur komunikasi bagi keluarga,” kata Trunoyudo dalam siaran pers dikutip Senin (14/9/2026).
Enam posko DVI tersebut berada di sejumlah lokasi, yakni Posko DVI Antemortem Dokkes Polda Jatim di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Posko DVI Antemortem Polda Jatim di Pelabuhan Sumenep, serta Posko DVI Postmortem di RS Bhayangkara Surabaya.
Sementara di Kalimantan Selatan, posko disiapkan di RS Bhayangkara Banjarmasin, RSUD Ulin Banjarmasin, serta Posko DVI Antemortem Biddokkes Polda Kalsel di Pelabuhan Trisakti.
“Polri memberikan dukungan penuh dalam operasi SAR KM Virgo Transport 8. Prioritas utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan, dan evakuasi seluruh penumpang maupun awak kapal yang masih dalam proses pencarian,” ujar Trunoyudo.
Hingga Minggu, 13 September 2026, sore, sebanyak 107 orang telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, enam orang dinyatakan meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu, 13 September 2026. Kapal tersebut membawa 243 penumpang dan awak kapal.
Laporan mengenai hilang kontaknya kapal diterima Kantor SAR Banjarmasin sekitar pukul 04.10 WITA. Kapal diduga mengalami kondisi darurat akibat cuaca buruk sebelum komunikasi terputus sekitar pukul 02.00 WITA.


0 comments