Polres Cianjur Arahkan Pemudik Menuju Jalur Alternatif Jonggol dan Sukabumi Cegah Kemacetan di Puncak | IVoox Indonesia

25 Maret 2026

Polres Cianjur Arahkan Pemudik Menuju Jalur Alternatif Jonggol dan Sukabumi Cegah Kemacetan di Puncak

Jalur Puncak-Cianjur
Puncak arus balik di jalur utama Cianjur, Jawa Barat terjadi pada H+3 lebaran, dimana kendaraan yang melintas mencapai 22 ribu unit mengakibatkan antrean panjang kendaraan pada pagi hingga petang, Senin (23/3/2026).ANTARA/Ahmad Fikri.

IVOOX.id – Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mengarahkan pemudik ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi guna menghindari terjebak antrean panjang di jalur Puncak-Cianjur seiring tingginya volume kendaraan yang diprediksi meningkat pada H+4 Lebaran, Selasa, 24 Maret 2026. 

Kepala Satlantas Polres Cianjur Ajun Komisaris Polisi Aang Andi Suhandi mengatakan puncak arus balik sudah terjadi pada H+3 hari ini sejak pagi hingga malam sehingga pihaknya melakukan sejumlah rekayasa arus lalu lintas, termasuk menutup jalur menuju Puncak dari Cianjur.

Hal tersebut dilakukan guna mengurai antrean yang terus memanjang dengan laju kendaraan yang terhenti selama beberapa menit mengarah ke Puncak-Bogor dengan ekor antrean mencapai 18 kilometer.

"Kami lakukan berbagai upaya mengantisipasi macet total pada arus balik 2026, salah satunya mengarahkan pemudik dengan tujuan Jabodetabek dan Banten ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi," katanya di Cianjur, Senin (23/3/2026), dikutip dari Antara.

Ia meminta pengendara dengan tujuan balik ke perantauan masing-masing menghindari melintas di jalur Puncak-Cianjur karena diprediksi volume kendaraan masih tetap tinggi pada H+4 Lebaran, berbaur dengan kendaraan wisatawan ke berbagai destinasi wisata.

Para petugas di masing-masing pos pengamanan mulai dari Haurwangi perbatasan Cianjur-Bandung Barat akan mengarahkan pengendara dengan tujuan Jabodetabek dan Banten untuk mengambil jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi guna menghindari antrean panjang di Puncak.

Tim pengurai macet disiagakan di sejumlah titik rawan macet guna mengurai antrean, termasuk mengarahkan pengendara ke jalur alternatif, agar macet total hingga berjam-jam di jalur Puncak tidak sampai terjadi.

"Berbagai upaya dilakukan guna mengurai kepadatan di sepanjang jalur utama Cianjur. Kami meminta pengendara mematuhi aturan lalu lintas dan mengindahkan anjuran petugas agar aman, nyaman, dan lancar sampai ke perantauan," katanya.

Dia menambahkan penutupan arus menuju Puncak akan kembali diterapkan ketika pada H+4 Lebaran arus kendaraan kembali mengalami antrean panjang lebih dari 5 kilometer. Rekayasa arus akan diberlakukan sejak pagi hingga malam secara situasional.

"Kami terus berupaya melakukan antisipasi dan penanganan cepat ketika antrean panjang kembali terjadi pada H+4 Lebaran. Sejumlah rekayasa arus mulai dari penyekatan, sistem satu arah, dan penutupan jalur akan kembali diterapkan secara situasional," katanya.

0 comments

    Leave a Reply