PLN Minta Maaf atas Pemadaman Bergilir di Jawa, Gangguan PLTU dan Pasokan Batu Bara Jadi Penyebab | IVoox Indonesia

June 21, 2026

PLN Minta Maaf atas Pemadaman Bergilir di Jawa, Gangguan PLTU dan Pasokan Batu Bara Jadi Penyebab

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (tengah) didampingi jajaran direksi PLN saat konferensi pers di Kantor Pusat PLN, Sabtu (23/5/2026) mengatakan seluruh petugas dan tim teknis PLN terus bekerja all out selama 24 jam di lapangan agar pasokan listrik kepada masyarakat dapat segera pulih kembali secara bertahap dan aman. (ANTARA/HO-PLN)

IVOOX.id – PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik bergilir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Gangguan tersebut dipicu oleh masalah teknis pada pembangkit listrik serta kendala pasokan batu bara yang dibutuhkan untuk operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo. Ia memastikan pihaknya memahami dampak yang ditimbulkan akibat gangguan tersebut dan berkomitmen untuk segera memulihkan kondisi sistem kelistrikan.

"Kami atas nama PT PLN (Persero) ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir. Kami memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dengan adanya peristiwa ini," kata Darmawan dalam video yang diunggah melalui akun Instagram resmi PLN, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Darmawan, sistem kelistrikan di Pulau Jawa saat ini menghadapi tantangan akibat gangguan pada dua pembangkit listrik berkapasitas besar yang dioperasikan oleh produsen listrik swasta atau independent power producer (IPP). Akibat gangguan tersebut, kedua pembangkit tidak dapat menyuplai listrik ke jaringan kelistrikan Jawa.

"Kami mengerahkan tim PLN bersama-sama dengan tim mitra kami agar perbaikan dua PLTU besar ini bisa berjalan dengan cepat dan berjalan dengan lancar sehingga bisa pulih dan kembali memasok listrik di sistem kelistrikan di Pulau Jawa," jelas Darmawan

Lanjut Darmawan, selain fokus pada pemulihan pembangkit yang mengalami gangguan, pihaknya juga berupaya memastikan ketersediaan pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik. Khususnya, batu bara jenis kalori menengah (medium rank coal) yang dibutuhkan agar operasional PLTU tetap berjalan optimal.

Selanjutnya, Darmawan menyatakan PLN melakukan koordinasi secara intensif dengan pemerintah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan batu bara. Selain itu, proses penandatanganan kontrak dengan para pemasok batu bara yang telah mendapatkan penugasan resmi juga terus dipercepat.

"Pastinya kami berkoordinasi secara intens, kontinu, terus-menerus dengan tim Dirjen Minerba sehingga proses penandatanganan kontrak ini bisa berjalan dengan cepat," kata Darmawan.

Darmawan juga memastikan pasokan batu bara kini mulai dikirim ke berbagai PLTU di Pulau Jawa. Langkah itu diharapkan mempercepat normalisasi sistem kelistrikan, sementara personel PLN dan mitra kerja terus mempercepat perbaikan pembangkit serta pengamanan pasokan energi agar sistem kembali beroperasi normal dan andal.

"Kami bekerja all out, siang dan malam agar semua gangguan ini bisa segera terselesaikan," tegas Darmawan.

0 comments

    Leave a Reply