Piala Presiden 2026: Persebaya Menang Lawan Port FC 2-1

IVOOX.id – Persebaya Surabaya mengakhiri perlawanan Port FC dengan kemenangan 2-1 pada laga terakhir penyisihan Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu, 1 Agustus 2026, malam, sekaligus memuncaki klasemen Grup B.
Mengutip Antara, gol Persebaya dicetak Miguel Pereira pada menit ke-40 dan Alex Martins pada menit ke-47, sedangkan gol Port FC disumbangkan Issam Abdallah Saif Al Sabhi pada menit ke-30.
Port FC langsung tampil menekan sejak awal pertandingan. Pada menit ketiga, Bordin Phala dan Matheus Almeida bergantian mengancam gawang Persebaya, tetapi upaya keduanya digagalkan kiper Reza Arya.
Persebaya membalas melalui Miguel Pereira pada menit ke-11, namun tendangannya masih mampu dihalau Michael Falkesgaard.
Port FC membuka keunggulan pada menit ke-30 melalui Issam Abdallah yang memanfaatkan bola muntah hasil sundulan Bordin Phala.
Persebaya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-40 lewat sontekan Miguel Pereira setelah merebut bola di kotak penalti.
Tiga menit berselang, Persebaya mendapat peluang. Tendangan Ricky Pratama masih membentur mistar sehingga skor imbang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan. Hasilnya, Alex Martins membawa tuan rumah berbalik unggul 2-1 pada menit ke-47 setelah memanfaatkan umpan Francisco Rivera.
Port FC berupaya mengejar ketertinggalan dan sempat mengancam melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-60, tetapi peluangnya melebar.
Situasi semakin sulit bagi Port FC setelah Bruno Moreira menerima kartu merah langsung pada menit ke-61 akibat melanggar Yusuf Meilana.
Meski bermain dengan 10 orang, Port FC tetap memberikan perlawanan. Peluang Peeradol pada menit ke-84 berhasil digagalkan Ernando Ari Sutaryadi sebelum disapu Walber Mota.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Persebaya tetap bertahan.
Pada babak semifinal Persebaya yang keluar sebagai juara Grup B akan menghadapi runner up Grup A, yakni Arema FC. Sedangkan Persib Bandung yang menjadi juara Grup A akan menghadapi Persija Jakarta yang menjadi runner up Grup B.
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menyatakan bahwa skuad Bajol Ijo masih perlu melakukan banyak evaluasi meski menjadi pemuncak Grup B Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Port FC 2-1.
"Ini masih pramusim. Tentu masih banyak hal yang harus kami lakukan dan kami ubah jika ingin menjadi tim yang lebih baik," kata Tavares dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari Antara.
Pelatih asal Portugal itu menilai aspek yang harus dibenahi ialah kualitas penguasaan bola dan pengambilan keputusan di sepertiga akhir lapangan.
Ia mencontohkan saat Persebaya unggul 2-1 dan menghadapi lawan yang bermain dengan 10 orang, seharusnya mampu mengendalikan pertandingan serta menciptakan lebih banyak peluang.
"Kalau umpan kami lebih akurat dan pengambilan keputusan lebih baik, kami bisa mencetak gol ketiga atau keempat," ucapnya.
Tavares menjelaskan kekurangan tersebut tidak lepas dari proses adaptasi skuad yang mengalami banyak perubahan pada musim ini, termasuk sejumlah pemain asing yang masih membangun pemahaman dengan rekan setimnya.
Selain itu, ia mengatakan rotasi pemain yang dilakukan sepanjang Piala Presiden merupakan bagian dari upaya melihat kemampuan pemain di berbagai posisi sebelum kompetisi resmi dimulai.
Perkembangan tersebut, lanjutnya, menjadi modal positif bagi Persebaya, untuk mematangkan permainan sebelum kompetisi Super League musim 2026/2027.
"Kalau bukan sekarang waktunya mencoba, kapan lagi. Saat liga dimulai saya tidak bisa lagi bereksperimen," tuturnya.
Sementara itu, gelandang Persebaya Jefferson mengatakan para pemain terus mengalami perkembangan karena mampu menjalankan instruksi pelatih dengan baik.
Menurut dia, rotasi pemain juga membantu menjaga kebugaran skuad di tengah jadwal pertandingan yang padat sehingga tim dapat mempertahankan performa.
"Kami harus tetap rendah hati, berkembang selangkah demi selangkah, dan terus berusaha menjadi lebih baik," kata Jefferson, dikutip dari Antara.
Terpisah, pelatih Port FC Sarawut Treephan mengaku kecewa timnya gagal melaju ke semifinal Piala Presiden 2026 setelah kalah dari Persebaya Surabaya.
"Tentu kami sangat kecewa tidak lolos. Kami kehilangan satu pemain di babak kedua dan kebobolan dengan cara yang terlalu mudah," kata Sarawut dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari Antara.
Menurut Sarawut, kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi timnya setelah kembali ke Thailand, terutama dalam mengantisipasi situasi setelah kehilangan satu pemain dan memperbaiki organisasi pertahanan agar tidak mudah kebobolan.
Selain mengevaluasi performa tim, ia mengatakan Port FC juga akan memantau kondisi sejumlah pemain yang mengalami cedera, agar dapat segera menjalani proses pemulihan.
Sementara itu, penjaga gawang Port FC Michael Falkesgaard menilai seluruh tim peserta Piala Presiden memiliki kualitas yang baik sehingga turnamen berlangsung dengan persaingan ketat.
Ia mengakui Port FC tidak mampu menampilkan performa terbaik dalam dua pertandingan terakhir, terlebih tim masih menjalani proses pembentukan skuad dengan banyak pemain baru.
"Kami menghormati semua tim di sini. Tidak mudah bermain di Indonesia. Kami sudah berusaha, tetapi hari ini bukan hari kami," kata Falkesgaard, dikutip dari Antara.
Falkesgaard menambahkan situasi menjadi semakin sulit setelah Port FC harus bermain dengan 10 pemain saat tertinggal 1-2 sehingga upaya mengejar ketertinggalan tidak membuahkan hasil.
Menjelang tampil pada kompetisi Asia, ia juga menilai klub-klub Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing di level internasional.
"Saya melihat banyak potensi pada tim-tim di Indonesia. Mereka sangat kuat dan saya yakin bisa memberikan perlawanan sengit di kompetisi Asia," ujarnya.


0 comments