Piala Dunia 2026: Harry Kane Cetak Brace, Inggris Melaju ke Babak 16 Besar Setelah Singkirkan Kongo 2-1 | IVoox Indonesia

July 4, 2026

Piala Dunia 2026: Harry Kane Cetak Brace, Inggris Melaju ke Babak 16 Besar Setelah Singkirkan Kongo 2-1

Piala Dunia 2026
Ilustrasi - Piala Dunia 2026. ANTARA/pri

IVOOX.id – Inggris melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Meksiko setelah menang dramatis 2-1 atas Republik Demokrasi Kongo pada laga babak 32 besar di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Rabu, 1 Juli 2026.

Mengutip Antara, Harry Kane menjadi pahlawan kemenangan Three Lions lewat dua gol yang dicetaknya pada babak kedua.

Inggris dikejutkan oleh gol cepat Kongo pada menit ke-7. Brian Cipenga lolos di sisi kiri setelah menerima umpan panjang Chancel Mbemba sebelum melepaskan tembakan ke tiang dekat yang gagal dihalau Jordan Pickford.

Tertinggal satu gol membuat pasukan Thomas Tuchel berusaha mengambil alih permainan. Namun, serangan Inggris kerap terburu-buru sehingga mudah dipatahkan pertahanan lawan.

Peluang pertama datang lewat situasi bola mati ketika tendangan bebas Declan Rice mengenai Ezri Konsa sebelum bola melebar.

Tekanan Inggris semakin meningkat menjelang turun minum. Marcus Rashford nyaris menyamakan kedudukan melalui sundulan yang ditepis Lionel Mpasi.

Rashford kembali memperoleh peluang emas pada menit ke-34, tetapi tembakannya diblok Aaron Wan-Bissaka tepat di depan garis gawang.

Kongo hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-44 melalui tandukan Yoane Wissa yang membentur tiang. Di sisi lain, Mpasi tampil gemilang dengan menggagalkan sundulan Jude Bellingham dan tembakan Harry Kane sehingga babak pertama berakhir 1-0 untuk Kongo.

Pada babak kedua, Inggris langsung meningkatkan intensitas serangan. Rashford mengancam pada menit ke-48, sementara Mpasi kembali melakukan penyelamatan penting saat menghalau bola yang berbelok ke arah gawangnya akibat pantulan Aaron Wan-Bissaka.

Tuchel melakukan pergantian krusial dengan memasukkan Anthony Gordon dan Bukayo Saka untuk menggantikan Rashford dan Noni Madueke.

Pergantian itu membuahkan hasil. Inggris akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-75.

Umpan silang Gordon disambut sundulan Harry Kane di depan gawang yang sukses menaklukkan Mpasi dan mengubah skor menjadi 1-1.

Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Kane kembali muncul sebagai pembeda.

Gordon kembali berandil dalam gol itu. Pemain baru Barcelona itu melewati dua pemain sebelum menyodorkan bola kepada Kane.

Kapten Inggris itu kemudian masuk ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan meski tanpa melihat ke arah gawang, yang gagal dijangkau Mpasi.

Gol kedua Kane memastikan kemenangan 2-1 Inggris, yang membawa The Three Lions ke babak 16 besar menghadapi tuan rumah Meksiko.

Kapten timnas Inggris, Harry Kane, mengatakan bahwa siapa pun di dalam timnya bisa menjadi pahlawan saat Three Lions berbalik menang 2-1 melawan Republik Demokrasi Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Kane yang mencetak dua gol kemenangan Three Lions menegaskan setiap pemain Inggris harus siap menjadi penentu kemenangan.

"Siapa pun bisa memiliki momen sebagai pahlawan, dan hari ini giliran saya. Sepanjang pekan kami juga berbicara untuk tetap menjadi diri sendiri," ujar Kane dalam laman FIFA pada Kamis (2/7/2026), dikutip dari Antara.

Inggris tertinggal lebih dulu setelah Brian Cipenga membawa Kongo unggul pada menit ketujuh.

Namun, Kane akhirnya membawa Inggris menyamakan kedudukanp ada menit ke-75 dan kemudian membawa timnya berbalik menang berkat gol kedunya pada menit ke-86, yang juga mengantarkan Three Lions maju ke babak 16 besar guna menghadapi tuan rumah Meksiko.

"Rasanya hebat sekali. Pertandingan yang benar-benar gila. Mereka adalah tim yang tangguh dan setelah jeda minum pertama kami bermain jauh lebih baik. Kiper mereka melakukan sejumlah penyelamatan yang luar biasa," kata Kane.

Meski menjadi penentu kemenangan lewat dua gol pada babak kedua, Kane menegaskan Inggris masih memiliki sejumlah aspek yang harus diperbaiki jika ingin melangkah lebih jauh dalam Piala Dunia 2026.

"Namun, di fase gugur seperti ini yang terpenting adalah bisa lolos. Kami sudah memasuki tahap turnamen ketika Anda harus berjuang keras untuk meraih kemenangan, dan itulah yang kami lakukan hari ini," ucapnya.

Sementara, pelatih Republik Demokrasi Kongo Sebastien Desabre menyatakan timnya sudah bermain bagus tapi dikalahkan oleh kualitas individual Harry Kane. Perjalanan Kongo dalam Piala Dunia 2026 terhenti di babak 32 besar setelah kalah 1-2 melawan Inggris.

"Menjelang akhir pertandingan kami memberikan dua peluang, lalu salah satu pemain terbaik di dunia mencetak dua gol ke gawang kami. Sangat disayangkan," kata Desabre setelah pertandingan itu, dalam laman FIFA, dikutip dari Antara.

Pelatih asal Prancis itu menilai penampilan para pemainnya layak dipuji.  Dia menyebutkan pengalaman menghadapi tim sekelas Inggris akan menjadi bekal berharga bagi perkembangan sepak bola Kongo.

"Mereka mendapatkan banyak pengalaman dengan menghadapi tim seperti ini," ujarnya.

Desabre mengakui timnya kurang pengalaman dalam menghadapi pertandingan besar. "Kami terus belajar dan terus berkembang. Kami akan melanjutkan proses ini dengan tenang," katanya.

0 comments

    Leave a Reply