Perwakilan Kalbar Celina Theo Bawa Baki Bendera Merah Putih, Kolonel Inf. Priyo Handoyo Komandan Upacara HUT RI di Istana | IVoox Indonesia

August 17, 2026

Perwakilan Kalbar Celina Theo Bawa Baki Bendera Merah Putih, Kolonel Inf. Priyo Handoyo Komandan Upacara HUT RI di Istana

Perwakilan Paskibraka dari Kalimantan Barat, Celina Olivia Apriani Theo
Tangkapan layar - Perwakilan Paskibraka dari Kalimantan Barat, Celina Olivia Apriani Theo (tengah) membawa baki bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026) ANTARA/Prisca Triferna

IVOOX.id – Perwakilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari Kalimantan Barat, Celina Olivia Apriani Theo, terpilih membawa baki Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026. Sementara, Perwira TNI Angkatan Darat atas nama Kolonel Infanteri Priyo Handoyo menjadi komandan upacara. 

Mengutip Antara, Celina Olivia Apriani Theo, yang merupakan perwakilan Provinsi Kalimantan Barat dan tercatat sebagai siswi SMK Negeri 5 Pontianak, menerima Bendera Merah Putih yang diserahkan Presiden Prabowo Subianto.

Setelah menerima bendera Merah Putih, Celina turun secara perlahan dari podium membawa baki dengan Bendera Merah Putih sebelum prosesi pengibaran bendera.

Pada kesempatan itu, sebagai cadangan pembawa baki ditunjuk Eighteen Jeanette Hekboy, Paskibraka putri asal Provinsi Nusa Tenggara Timur yang merupakan siswi SMA Negeri 1 Kupang.

Sementara itu, pada posisi Komandan Kelompok 8 dipercayakan kepada Achmad Fachri Mubarok dari Provinsi Jambi, yang kini menempuh pendidikan di SMKN 1 Kota Jambi.

Adapun tugas sebagai pengerek bendera diamanahkan kepada I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti, Paskibraka perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan yang menempuh pendidikan di SMAN 7 Banjarmasin.

Dalam tim itu juga terdapat M. Aryo Wira Zandhyka Y dari Provinsi Bengkulu yang merupakan pelajar SMAN 7 Kota Bengkulu sebagai pembentang bendera.

Untuk Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 2026, pasukan yang bertugas di Istana Merdeka tergabung dalam tim yang diberi nama "Indonesia Berdaulat".

Komandan dipercayakan kepada Ahmad Raditya, Paskibraka asal Yogyakarta yang merupakan siswa SMK Penerbangan AAB Adi Sucipto.

Sementara itu, jabatan Komandan Kompi Paskibraka dipercayakan kepada Kapten (Mar) Rachmatsah Adi Putera, yang sehari-harinya berdinas sebagai Komandan Kompi Senapan H Yonif 9 Brigif 4 BS Korps Marinir.

Prosesi pengibaran bendera diawali dengan barisan Paskibraka "Indonesia Berdaulat" bergerak memasuki halaman utama Istana Merdeka.

Setelah itu, pembawa baki, Celina Olivia Apriani Theo, Paskibraka perwakilan Provinsi Kalimantan Barat, berjalan menuju mimbar tempat Presiden Prabowo Subianto selaku Inspektur Upacara berada.

Celina kemudian menaiki tangga menuju mimbar untuk menerima duplikat Bendera Pusaka dari Presiden Prabowo. Sebelum menyerahkan bendera tersebut, Prabowo tampak mencium Sang Merah Putih sebagai bagian dari prosesi penyerahan bendera.

Setelah menerima bendera, Celina turun dari mimbar dan berjalan kembali menuju formasi Paskibraka. Selanjutnya, dia menyerahkan bendera kepada Achmad Fachri Mubarok, Komandan Kelompok 8 asal Provinsi Jambi yang bertugas dalam formasi pengibaran.

Fachri selanjutnya menyerahkan bendera kepada I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti dari Provinsi Kalimantan Selatan yang bertugas sebagai pengerek bendera. Nyoman kemudian mengaitkan bendera pada tali pengerek sebelum proses pengibaran dimulai.

Setelah bendera terpasang pada tali, M. Aryo Wira Zandhyka Y dari Provinsi Bengkulu yang bertugas sebagai pembentang mengambil posisi untuk membentangkan Sang Merah Putih.

Pengibaran bendera kemudian dimulai mengikuti lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Perlahan, Sang Merah Putih bergerak naik hingga mencapai puncak tiang dan berkibar sempurna di halaman Istana Merdeka.

Setelah bendera berada di puncak tiang, Tim Paskibraka “Indonesia Berdaulat” menyelesaikan rangkaian tugas pengibaran. Seluruh anggota kemudian kembali ke posisi semula dalam formasi dengan tertib.

Di Istana Merdeka, Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia diikuti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan ada pula presiden dan wakil presiden terdahulu.

Dalam prosesi Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Presiden Prabowo mengenakan baju beskap berwarna biru, lengkap dengan kain songket di pinggangnya.

Sementara itu, Wapres Gibran mengenakan baju adat khas masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Kolonel Infanteri Priyo Handoyo memimpin pasukan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

Kolonel Infanteri Priyo Handoyo memimpin pasukan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

Kolonel Inf. Priyo Handoyo Ditunjuk Menjadi Komandan Upacara HUT RI di Istana

Perwira TNI Angkatan Darat atas nama Kolonel Infanteri Priyo Handoyo memimpin pasukan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Senin, 17 Agustus 2026, dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

Dalam rangkaian upacara, sesaat setelah memasuki halaman depan Istana Merdeka tempat berlangsungnya upacara, profil singkat Kolonel Inf. Priyo pun dibacakan oleh pembawa acara.

Mengutip Antara, Lahir di Cilacap, 8 Februari 1982, Kolonel Inf. Priyo merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) Tahun 2003. Sehari-hari, Kolonel Priyo berdinas sebagai Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0733/Kota Semarang Kodam IV/Diponegoro.

Tidak hanya sosok Komandan Upacara yang diperkenalkan kepada seluruh peserta upacara, profil singkat cadangan komandan upacara juga dibacakan oleh pembawa acara. Kolonel Penerbang Bambang Baskoro Adi, selaku cadangan komandan upacara, merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) Tahun 2003. Dia juga merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara Angkatan 7 (TN7).

Sehari-hari, Kolonel Pnb. Bambang Baskoro berdinas sebagai Kepala Dinas Operasi Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Sultan Hasanuddin. Semasa berpangkat mayor, Kolonel Bambang menjadi penerbang jet tempur Sukhoi Su-27/30 Flanker keempat dari TNI AU yang berhasil mencapai 2.000 jam terbang.

Selanjutnya, profil singkat perwira upacara juga dibacakan sebelum prosesi upacara berlangsung. Brigadir Jenderal TNI Fitriana Nur Heru Wibawa, selaku perwira upacara, merupakan lulusan Akademi Militer Tahun 1999. Sehari-hari, Brigjen Fitriana menjabat sebagai Kepala Staf (Kas) Komando Garnisun Tetap (Kogartap) I/Jakarta.

Selanjutnya, Kapten Marinir Rachmatsah Adi Putera menjalankan tugas sebagai Komandan Kompi (Danki) Paskibraka pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka hari ini.

Kapten Mar Rachmatsah lahir di Kendari, 24 Maret 1995. Dia merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Tahun 2018. Sehari-hari, Kapten Mar Rachmatsah berdinas sebagai Komandan Kompi Senapan H Yonif 9 Brigif 4 BS Korps Marinir.

Terakhir, posisi cadangan komandan kompi Paskibraka diisi oleh Ajun Komisaris Polisi (AKP) Zuhri Muhammad. AKP Zuhri, yang lahir di Bandar Lampung, 10 Oktober 1994, merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2016. Sehari-hari, AKP Zuhri berdinas di lingkungan Polda Kalimantan Selatan.

0 comments

    Leave a Reply