Pertumbuhan Penduduk Melambat, Jumlah Warga RI Tembus 284,67 Juta Jiwa

IVOOX.id – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 menunjukan laju pertumbuhan penduduk Indonesia mengalami perlambatan menjadi 1,08 persen per tahun dalam 5 tahun terakhir.
Kendati begitu, jumlah penduduk Indonesia selama periode 2010–2025 mengalami peningkatan dari 237,64 juta jiwa hasil SP2010 menjadi 284,67 juta jiwa hasil SUPAS 2025.
"Penduduk Indonesia masih terus bertumbuh dengan laju 1,08 persen per tahun selama lima tahun terakhir, dan setengahnya masih terkonsentrasi di pulau Jawa," kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti saat konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Amalia mengatakan, mayoritas penduduk Indonesia masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, yaitu sebanyak 158,41 juta jiwa (55,65 persen), Pulau Sumatera dengan jumlah penduduk sebanyak 62,32 juta jiwa (21,89 persen). Sebanyak 15,95 juta (5,60 persen) penduduk Indonesia tinggal di Pulau Bali dan Nusa Tenggara.
Kemudian di Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi masing-masing ditempati oleh 17,75 juta jiwa (6,23 persen) dan 21,06 juta jiwa (7,40 persen) penduduk Indonesia. Sementara itu, jumlah penduduk yang paling sedikit terdapat di wilayah timur Indonesia yaitu Pulau Maluku dan Papua dengan jumlah penduduk 9,18 juta jiwa (3,22 persen) dari total penduduk Indonesia
Kemudian berdasarkan komposisi penduduk menurut generasi memberikan gambaran yang komprehensif tentang dinamika demografi. Berdasarkan tahun kelahiran, penduduk dapat dikelompokkan menjadi Generasi Pre-Boomer, Baby Boomer, Generasi X, Milenial, Generasi Z, dan Post Generasi Z.
Generasi Z menjadi kelompok terbesar dengan persentase 24,93 persen, diikuti oleh Generasi Milenial sebesar 24,34 persen. Kombinasi kedua generasi muda ini mencakup hampir separuh populasi Indonesia, menunjukkan dominasi generasi produktif dalam struktur penduduk saat ini.
Kontribusi dari empat generasi lain mencapai 50,73 persen yang terdiri dari Generasi X sebesar 19,70 persen, Post Generasi Z sebesar 19,65 persen, Generasi Baby Boomer sebesar 10,31 persen, dan Pre-Boomer sebesar 1,07 persen.


0 comments