Pertamina Sebut Permintaan BBM Tinggi Picu Antrean Panjang di SBPU Sulut | IVoox Indonesia

July 24, 2026

Pertamina Sebut Permintaan BBM Tinggi Picu Antrean Panjang di SBPU Sulut

Antrean panjang kendaraan untuk mengisi bahan bakar solar
Antrean panjang kendaraan untuk mengisi bahan bakar solar di SPBU Kota Manado, Senin (20/7/2026). ANTARA/Nancy Tigauw.

IVOOX.id – Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto mengatakan permintaan bahan bakar minyak (BBM) saat ini sangat tinggi, sehingga memicu terjadinya antrean di sejumlah SPBU di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Kami meminta masyarakat Sulut agar tidak panik menyikapi meningkatnya antrean di sejumlah SPBU," kata Lilik di Manado, Senin (20/7/2026), dikutip dari Antara.

Dia mengatakan pemerintah telah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM subsidi tahun ini, sementara pasokan maupun distribusi dalam kondisi aman.

Antrean yang terjadi di sejumlah SPBU dipicu meningkatnya permintaan masyarakat, bukan karena terganggunya pasokan BBM.

"Kami memahami adanya peningkatan permintaan yang menyebabkan antrean di sejumlah SPBU. Namun dari sisi pasokan, stok BBM di Sulut, dalam kondisi aman dan distribusi ke seluruh SPBU berjalan secara rutin," ujar Lilik.

Lilik memastikan Pertamina terus memantau konsumsi BBM di lapangan dan melakukan penyesuaian distribusi apabila diperlukan.

Perseroan juga meningkatkan pengawasan di SPBU yang mengalami lonjakan penyaluran, menempatkan petugas untuk mengatur antrean, serta memastikan distribusi dari Terminal BBM Bitung berjalan sesuai jadwal.

Pemerintah telah menyampaikan bahwa hingga akhir tahun tidak ada perubahan harga BBM subsidi.

Terkait kuota, ia menjelaskan penyaluran biosolar di Sulut tetap mengacu pada kuota yang ditetapkan pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Selain menjaga ketersediaan stok, Pertamina juga memperketat pengawasan penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran. Seluruh transaksi biosolar dilakukan melalui sistem digital menggunakan QR Code dengan mencocokkan data kendaraan sebelum pengisian dilakukan.

"Apabila terdapat dugaan penyalahgunaan BBM subsidi, Pertamina akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum," tegasnya.

Sales Branch Manager Sulutgo I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Agung Afrizal menambahkan pihaknya telah mengoptimalkan distribusi biosolar dengan memastikan stok tersedia sejak SPBU mulai beroperasi, terutama di wilayah yang memiliki tingkat permintaan tinggi.

0 comments

    Leave a Reply