Pertamina Percepat Pemulihan Pasokan BBM dan LPG di Flores NTT

IVOOX.id – PT Pertamina Patra Niaga mempercepat pemulihan suplai BBM dan LPG di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terdampak gempa untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
“Pertamina terus bergerak melakukan penanganan dampak gempa bumi yang melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), sekaligus memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Upaya dilakukan melalui pemulihan sarana dan fasilitas energi, penguatan distribusi, hingga skema alih suplai,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi dalam keterangannya di Kupang, Senin (17/8/2026), dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan sebanyak enam Fuel Terminal (FT) beroperasi dan terus menjalankan suplai dan distribusi energi. Sementara tiga FT terus melakukan persiapan penyaluran sambil menunggu akses jalan yang terdampak longsor bisa kembali normal.
Di sisi lembaga penyalur BBM, pemulihan SPBU mengalami peningkatan, dari 52 SPBU di wilayah Flores, saat ini terdapat 48 SPBU telah beroperasi atau penambahan 13 SPBU yang kembali beroperasi.
Sebanyak empat SPBU lainnya masih dalam tahap pemulihan secara bertahap karena sejumlah mitra dan tenaga operasional masih fokus pada proses evakuasi serta pemulihan, sementara beberapa lokasi juga menghadapi kendala listrik, jaringan komunikasi, maupun dampak kerusakan sarana.
Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyampaikan distribusi tetap berjalan melalui berbagai alternatif.
Salah satunya dengan menyiapkan alih suplai dari FT Labuan Bajo, FT Bima, FT Ende, dan FT Maumere, termasuk dukungan moda transportasi laut untuk memperkuat pasokan ke wilayah yang akses daratnya masih terdampak.
“Keselamatan masyarakat, pekerja, dan keandalan penyaluran energi menjadi prioritas kami. Karena itu, pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memastikan setiap fasilitas yang akan dioperasikan telah melalui pengecekan dan memenuhi aspek keselamatan,” ujarnya.
Di sektor LPG, lima agen LPG di wilayah Flores masih beroperasi dalam kondisi aman, dengan stok secara umum berada dalam kondisi tersedia di level agen dan outlet.
Pada update 16 Agustus 2026 pukul 10:19 WITA, sebanyak 20 tabung telah tiba di Maumere.
Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPH Migas, instansi terkait, mitra lembaga penyalur, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat pemulihan.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan BBM maupun LPG secara bijak sesuai kebutuhan.
Masyarakat juga diharapkan mengikuti informasi resmi melalui Pertamina Contact Center 135 terkait kondisi penyaluran energi dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Berangkatkan 11 Mobil Tangki BBM dari Bima untuk Flores
Sementara, Pertamina Patra Niaga memberangkatkan 11 mobil tangki bahan bakar minyak (BBM) dengan kapasitas 16 KL dan mobil tangki avtur dengan kapasitas 16 KL dari Bima, dan telah tiba dengan selamat di Labuan Bajo.
Langkah tersebut merupakan upaya percepatan proses normalisasi penyaluran energi pascagempa Flores ke sejumlah lembaga penyalur SPBU melalui pengalihan pasokan (alih supply), penambahan mobil tangki dari Bima Nusa Tenggara Barat, serta percepatan pemulihan operasional SPBU.
“Fokus kami adalah memastikan pasokan energi masyarakat tetap terjaga dan proses normalisasi dapat berjalan secepat mungkin. Pasokan kami alihkan dari wilayah yang memungkinkan, dan begitu tiba, langsung kami distribusikan ke SPBU tujuan,” ujar VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora dalam keterangan resminya, Senin (17/8/2026), dikutip dari Antara.
Setibanya di Labuan Bajo, para Awak Mobil Tangki (AMT) langsung bergerak menuju SPBU tujuan masing-masing untuk mempercepat penyaluran BBM kepada masyarakat.
Sebagai bagian dari percepatan proses pemulihan, saat ini sebanyak 47 SPBU dari 52 SPBU telah kembali beroperasi. Sementara itu, masih terdapat 5 SPBU yang belum beroperasi, dan akan terus dimonitor dan dievaluasi hingga nantinya siap beroperasi.
Kitty menyampaikan Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi dan pemantauan di lapangan untuk memastikan empat SPBU yang masih belum beroperasi dapat segera dipulihkan, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kesiapan operasional.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan BBM maupun LPG secara bijak sesuai kebutuhan. Informasi dan pertanyaan mengenai kondisi operasional SPBU akan terus diperbarui seiring dengan perkembangan proses normalisasi di lapangan serta melalui Pertamina Contact Center 135.
Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 terjadi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, pada pukul 05.58 WITA atau pukul 04.58 WIB. BNPB, pada pukul 12.30 WIB, mencatat 14 orang meninggal dunia, dua orang luka berat dan 11 orang luka ringan terdampak gempa tersebut.


0 comments