Persija Peringkat Tiga Kompetisi, Tutup Musim dengan Tundukkan Semen Padang 3-0

IVOOX.id – Persija Jakarta menutup Super League musim 2025/2026 dengan menundukkan Semen Padang 3-0 dalam pertandingan terakhir di Stadion JIS, Jakarta, Sabtu, 23 Mei 2026. Tim asuhan pelatih Mauricio Souza mengakhiri perjalanan pada musim ini di peringkat ketiga klasemen Super League dengan 71 poin.
Mengutip Antara, bermain di hadapan publik tuan rumah, Persija langsung mengambil alih permainan dengan mendominasi penguasaan bola serta membangun serangan sejak awal babak pertama. Semen Padang memberikan perlawanan lewat serangan balik.
Setelah pertandingan berjalan 30 menit, Persija memecahkan kebuntuan melalui Gol Gustavo Almeida yang diawali tendangan bebas. Macan Kemayoran tak mengurangi gempuran. Muhammad Rayhan Hannan hampir menggandakan keunggulan enam menit kemudian melalui aksi individualnya.
Hannan menggiring bola dengan lincah dari tengah lapangan melewati para pemain Semen Padang hingga masuk kotak penalti. Namun, penyelesaian akhirnya tak sempurna ketika sudah berhadapan dengan kiper lawan. Persija terus menekan dan sesekali dibalas dengan serangan balik Semen Padang, namun agresi kedua tim tidak berbuat gol hingga babak pertama berkahir.
Saat laga kembali berjalan satu menit babak kedua, Hannan mengejutkan pertahanan Semen Padang dengan tembakan keras, namun bola membentur tiang gawang.
Persija menggandakan keunggulan saat Gustavo mencetak gol keduanya dari titik putih pada menit ke-57.
Setelah tertinggal 0-2, Semen Padang memberikan perlawanan dengan lebih ketat. Anak-anak asuhan pelatih Imran Nahumarury membalas setiap serangan dengan serangan balik.
Namun, dominasi Persija semakin tak terbendung saat Maxwell Souza mencatatkan namanya di papan skor pada menit-67 untuk membawa Persija unggul 3-0.
Pertandingan pamungkas kedua tim sempat dihentikan sementara pada menit ke-70 akibat suporter menyalahkan flare dan kembang api sehingga stadion dipenuhi asap.
Setelah kondisi kembali kondusif wasit melanjutkan pertandingan. Kedua tim kembali bertukar serangan. Namun, tidak membuahkan gol hingga laga berakhir dengan kemenangan Persija 3-0.
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza mengakui tim asuhannya tidak tampil optimal dalam laga kandang Super League pada musim 2025/2026.
"Kami meraih poin terbanyak di laga tandang. Namun, di kandang sendiri, kami kehilangan sekitar 11 poin," kata Souza dalam konferensi pers pascapertandingan melawan Semen Padang di Stadion JIS, Jakarta, Sabtu (23/5/2026), dikutip dari Antara.
Persija menutup musim dengan hasil manis setelah menundukkan Semen Padang 3-0 di Stadion JIS hari ini. Kemenangan tersebut menjadi penutup yang menggembirakan bagi Macan Kemayoran di hadapan para pendukungnya.
Meski berhasil mengamankan posisi di papan atas, Mauricio menilai tim asuhannya seharusnya tampil lebih konsisten saat bermain di kandang sendiri.
Namun, beberapa hasil yang kurang maksimal, baik kekalahan maupun hasil imbang, menjadi faktor yang membuat Persija gagal meraih poin lebih banyak dan berdampak langsung terhadap posisi tim pada klasemen akhir.
Secara historis, kata dia, tim yang bermain bagus di luar kandang biasanya memiliki keuntungan besar di kompetisi dan Persija adalah tim terbaik saat bermain di kandang lawan.
Namun, kesuksesan di kandang lawan tidak dipertahankan saat bermain di kandang sendiri sehingga banyak kehilangan poin.
"Belum lagi beberapa pertandingan di mana ada pemain kami yang terkena kartu merah, yang akhirnya merugikan kami," kata dia.
Terlepas dari performa Persija sepanjang musim ini, juru taktik asal Brasil itu berterima kasih kepada seluruh asisten pelatih dan staf yang sangat membantunya selama kompetisi berlangsung.
Ia menilai kerja sama seluruh elemen tim menjadi bagian penting dalam perjalanan Persija musim ini.
Dia mengapresiasi dukungan The Jakmania yang terus memberikan semangat kepada tim sepanjang waktu.


0 comments