Persebaya Tutup Musim dengan Menang Telak Lawan Persik kediri 5-0 | IVoox Indonesia

June 10, 2026

Persebaya Tutup Musim dengan Menang Telak Lawan Persik kediri 5-0

Pemain Persik Kediri I Gusti Made
Pemain Persik Kediri I Gusti Made Rendy Sanjaya Putra (kiri) merebut bola dari pemain Persebaya Surabaya Gali Freitas (kanan) saat pertandingan pekan terakhir BRI Super League 2025/2026 di Stadion GBT Surabaya, Sabtu (23/5/2026). ANTARA/Rizal Hanafi

IVOOX.id – Persebaya menutup Super League musim ini menang telak 5-0 atas tamunya Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu, 23 Mei 2026.

Mengutip Antara, dua dari kelima gol Persebaya diciptakan oleh Bruno Moreira, sedangkan tiga lainnya disarangkan Malik Risaldi, Gustavo Fernandes dan Bruno Paraiba.

Persebaya membangun serangan dari bawah untuk membongkar pertahanan Persik. Mereka menekan sejak awal laga dan beberapa kali menciptakan peluang.

Peluang pertama Persebaya hadir pada menit kesembilan melalui sepakan jarak jauh Toni Firmansyah, yang dimentahkan kiper Persik Husna Al Malik. Persebaya membuka keran golnya pada menit ke-13 lewat sontekan Malik Risaldi yang memanfaatkan umpan Bruno Moreira di sisi kanan pertahanan Persik.

Persik berusaha membalas, tapi pertahanan Persebaya terlalu solid sehingga tekanan tim tamu tak berdampak. Persebaya menggandakan keunggulan pada menit ke-44 melalui gol Bruno Moreira yang melepaskan sepakan ke pojok kiri atas gawang Persik setelah menerima umpan dari Raickovic.

Pada babak kedua, Persebaya langsung menekan. Pada menit ke-49, Rivera mendapat peluang emas saat berhadapan dengan kiper Persik, tetapi gagal berbuah gol. Persik balas mengancam pada menit ke-53 melalui sundulan Yandi Sofyan. Namun, ditepis kiper Persebaya Ernando Ari.

Persebaya menambah keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-64 dari situasi sepak pojok. Umpan Gali Freitas disambut sundulan Gustavo Fernandes yang masuk ke gawang Persik.

Tuan rumah kembali menekan pada menit ke-70 melalui sepakan jarak jauh Toni Firmansyah, tetapi melambung tipis di atas mistar gawang Husna Al Malik.

Persebaya mencetak gol keempat pada menit ke-80 melalui Bruno Paraiba, setelah memanfaatkan posisi kiper Persik yang meninggalkan gawangnya untuk menjebol gawang tim tamu di sisi kiri.

Bruno Moreira melengkapi pesta gol Persebaya pada menit ke-88 setelah kapten Bajol Ijo itu melakukan umpan satu-dua dengan Rivera sebelum mengecoh penjaga gawang lawan Persik.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengungkapkan kunci kemenangan timnya Persik Kediri adalah tampil dominan sepanjang pertandingan dengan menciptakan peluang yang lebih banyak dibandingkan lawan, dalam laga terakhir Super League musim ini.

“Kami memiliki lebih banyak percobaan gol, saya apresiasi semuanya yang sudah bekerja keras,” kata Tavares dalam konferensi pers pascapertandingan di Stadion GBT Surabaya, Sabtu (23/5/2026), dikutip dari Antara.

Dia mengapresiasi dukungan Bonek dan Bonita yang memberikan energi tambahan kepada pemain saat bertanding dalam cuaca panas.

Terlebih, kata dia, atmosfir yang disuguhkan sangat fantastis dengan segala nyanyian dan sorakan untuk Bajol Ijo.

Dia menyatakan Persebaya dapat mencatat enam pertandingan berturut-turut tanpa kebobolan yang disebut sebagai pencapaian bersejarah bagi klub ini dan merupakan hasil kerja keras seluruh pemain.

“Clean sheet ini menunjukkan kerja keras seluruh tim, bukan hanya satu pemain saja,” tuturnya.

Meski membawa Persebaya finis empat besar dengan poin lebih baik dibanding musim lalu, Tavares masih sedikit frustrasi karena timnya menelan lima kekalahan sejak dia datang pada Januari 2026.

“Ada beberapa pertandingan yang sulit diterima karena saya percaya pemain bisa bermain lebih baik,” tuturnya.

Pelatih asal Portugal itu belum ingin membahas secara detail komposisi skuad untuk musim depan karena tim pelatih dan manajemen masih akan melakukan evaluasi.

Sementara, pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres menilai penampilan timnya sangat buruk dan tidak layak diterima suporter setelah kalah telak lima gol tanpa balas dari Persebaya.

“Secara individu maupun kolektif, permainan kami sangat buruk,” kata Marcos dalam konferensi pers pascapertandingan di Stadion GBT Surabaya, Sabtu (23/5/2026), dikutip dari Antara.

Ia menyebut satu-satunya hal yang dapat dilakukan timnya saat ini adalah meminta maaf kepada pendukung Persik atas hasil mengecewakan tersebut. “Hari ini kami buruk dalam segala hal. Kami kalah duel dan tidak bermain dengan cara kami sendiri, jadi mustahil untuk menang,” ucapnya.

Tapi Marcos memastikan Persik akan bekerja keras selama jeda kompetisi agar tampil lebih baik pada musim depan.

Dia enggan berbicara banyak mengenai rencana musim depan karena ingin fokus melakukan evaluasi terhadap pertandingan terakhir musim ini yang menurutnya sangat mengecewakan.

“Ketika kami bermain dengan cara kami sendiri saat menyerang maupun bertahan, kami adalah tim yang kompetitif. Namun hari ini kami tidak bermain dengan cara kami,” tuturnya.

Persebaya menutup musim di posisi keempat klasemen Super Leguer dengan 58 poin dari 34 pertandingan.

Bajul Ijo mencatatkan 16 kemenangan, 10 hasil imbang, dan delapan kekalahan dengan produktivitas 61 gol.

Persik mengakhiri musim di peringkat ke-12 dengan 39 poin hasil dari 11 kemenangan, enam seri, dan 17 kekalahan. Mereka mencetak 42 gol dan kebobolan 61 kali.

Persib keluar sebagai juara setelah finis di posisi pertama dengan 79 poin, sama dengan Borneo FC tapi unggul head to heada. Persija ​​​​​​​melengkapi tiga besar dengan 71 poin.

Tiga tim yang terdegradasi adalah Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak.

0 comments

    Leave a Reply