Persebaya Surabaya Menang Telak 5-2 Lawan Bali United di Gelora Bung Tomo | IVoox Indonesia

August 30, 2025

Persebaya Surabaya Menang Telak 5-2 Lawan Bali United di Gelora Bung Tomo

Sejumlah pemain Persebaya Surabaya berselebrasi
Sejumlah pemain Persebaya Surabaya berselebrasi dengan melakukan foto bersama saat menghadapi Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (23/8/2025) malam. ANTARA/Rizal Hanafi

IVOOX.id – Persebaya Surabaya sukses membungkam Bali United dengan kemenangan telak 5-2 pada laga pekan ketiga BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu, 23 Agustus 2025, malam.

Mengutip Antara, gol Persebaya dicetak oleh Francisco Rivera pada menit ke-38, Risto Mitrevski menit ke-44, Mihailo Perovic menit ke-53, Bruno Moreira menit ke-61 (P) dan Gali Freitas menit ke-82.

Sedangkan gol Bali United tercipta melalui Boris Kopitovic pada menit ke-45+2 dan Irfan Jaya menit ke-54.

Dari hasil pertandingan tersebut, Persebaya naik ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan enam poin dari tiga laga, sementara Bali United tertahan di posisi ke-14 dengan dua poin.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung memberikan tekanan yang menusuk pertahanan lawan masing-masing.

Pada menit ke-13, Bali United melalui Boris Kopitovic memperoleh peluang lewat tendangan ke arah gawang, namun mampu ditepis Ernando.

Semenit berselang, Persebaya membalas melalui Francisco Rivera, tetapi tendangannya mengenai pemain belakang Bali United sehingga hanya menghasilkan tendangan pojok.

Tidak berhenti di situ, klub kebanggaan Arek-Arek Suroboyo itu, terus memberi tekanan hingga pada menit ke-23 Bruno Moreira melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti, tetapi masih dapat diamankan kiper Bali United, Mike Hauptmeijer.

Giliran Mihailo Perovic membuat peluang bagi Persebaya pada menit ke-28, sayang umpan cantik Bruno Moreira tidak bisa dikonversikan menjadi gol.

Gol Persebaya tercipta pada menit ke-38 setelah sepakan Rivera menghujam sisi kanan atas gawang Bali United yang dijaga Mike Hauptmeijer, usai menerima umpan dari Bruno Moreira. Skor berubah 1-0.

Pada menit ke-42, Perovic kembali mengancam lewat tendangan dari luar kotak penalti, namun Hauptmeijer sigap menepis bola.

Persebaya menggandakan keunggulan pada menit ke-44 melalui sundulan Risto Mitrevski setelah memanfaatkan umpan sepak pojok Rivera. Skor menjadi 2-0.

Bali United yang terus ditekan sejak pertengahan babak, akhirnya memperkecil kedudukan pada menit ke-45+2 melalui gol Boris Kopitovic yang dengan mudah menyarangkan bola ke gawang Ernando Ari. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Bali United berusaha menekan pertahanan Persebaya, namun anak asuh Eduardo Perez masih mampu mengatasinya.

Persebaya kemudian memperlebar keunggulan pada menit ke-53 setelah umpan Malik Risaldi berhasil disontek Mihailo Petrovic menjadi gol.

Hanya berselang semenit, Bali United membalas melalui Irfan Jaya yang memanfaatkan umpan Goppel dan tidak mampu diantisipasi Ernando Ari. Skor berubah 3-2.

Petaka menimpa Bali United pada menit ke-58 setelah Rivera dijatuhkan Ricky Fajrin di dalam kotak penalti, sehingga wasit menunjuk titik putih.

Bruno yang menjadi eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Dengan tendangan panenka pada menit ke-61, ia berhasil menaklukkan kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, dan membawa Persebaya unggul 4-2.

Tertinggal dua gol, skuad asuhan Jan Jansen berupaya memperkecil kedudukan, di antaranya melalui peluang Boris Kopitovic, namun belum berbuah hasil.

Kesempatan juga hadir lewat sundulan Jens Raven yang baru masuk menggantikan Mirza Mustafic, tetapi masih melebar di sisi kanan gawang Persebaya.

Persebaya akhirnya menambah gol pada menit ke-82 melalui sontekan Gali Freitas yang memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Bruno Moreira. Skor sementara berubah menjadi 5-2.

Meski sudah unggul 5-2, Persebaya tidak mengendurkan intensitas serangan. Melalui Milos Raickovic, tim berjuluk Bajol Ijo itu mendapat peluang, namun tendangannya masih melebar di sisi kanan gawang Bali United.

Hingga wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor tetap bertahan 5-2.

Pada pertandingan selanjutnya, Persebaya akan bertandang ke kandang PSM Makassar di Stadion B.J Habibie pada Minggu, 31 Agustus 2025. Sedangkan Bali United akan menjamu Madura United di Stadion I Wayan Dipta, pada Sabtu, 30 Agustus 2025.

Pelatih Persebaya Eduardo Perez memuji kolektivitas pemain-pemainnya setelah mencatat kemenangan kandang perdana atas Bali United dengan skor 5-2 dalam laga pekan ketiga Super League.

"Hari ini semua tahu, ini permainan yang sangat penting bagi kami karena menang pertama kali di kandang. Sangat senang bagi pemain, klub, dan tentu saja bagi Bonek-Bonita," kata Eduardo dalam konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (23/8/2025) malam, dikutip dari Antara.

Menurut dia, kemenangan besar itu hasil kerja keras seluruh pemain yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.

Ia menegaskan tidak ada pemain yang tampil buruk meski ada kritik terhadap performa bek Dime Dimov.

"Bagi saya, Dime Dimov memainkan permainan yang luar biasa. Dia punya tugas sangat sulit menghadapi penyerang Bali United, dan dia berhasil," ucapnya.

Dia juga menyoroti gol, yang dicetak Rivera, Risto, Perovic, Bruno, hingga Gali, yang disebutnya bukti kolektivitas permainan tim yang semakin berkembang.

"Kalian bisa lihat hari ini, pemain-pemain yang berbeda mencetak gol. Jika kami terus bermain seperti ini, kami akan membuat lebih banyak peluang di pertandingan selanjutnya," tuturnya.

Perez menyebut dirinya tidak terlalu terpaku pada statistik karena yang terpenting adalah hasil kerja keras pemain.

Kapten Persebaya Bruno Moreira menilai kemenangan atas Bali United lahir dari kerja keras seluruh skuad usai disorot dalam laga kandang pertama.

"Langkah demi langkah, kami bekerja keras. Dan sekarang kami mendapatkan dua kemenangan. Tapi tentu saja, ini baru permulaan," ucapnya, dikutip dari Antara.

Tapi Bruno menyatakan Persebaya masih harus banyak berbenah agar konsisten dalam laga-laga selanjutnya.

Sementara, pelatih Bali United Jan Jansen mengakui Persebaya bermain lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

“Hari ini Persebaya tim yang lebih baik daripada kami. Kami mempunyai kesalahan dan mereka menyelesaikannya dengan sangat baik,” kata Jansen dalam konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (23/8/2025) malam, dikutip dari Antara.

Ia menilai Bali United tampil cukup baik dalam dua laga sebelumnya, namun kali ini lawan memberikan perlawanan yang lebih kuat sehingga timnya tak bisa memberikan perlawanan lebih.

“Kami terlalu sering kehilangan bola saat menguasainya, kemudian kehilangan itu membuat lawan mendapat serangan balik. Itu yang harus kami perbaiki,” kata Jansen.

Pelatih asal Belanda itu menegaskan skuad Serdadu Tridatu masih dalam tahap adaptasi dengan gaya bermain baru yang dia terapkan.

"Ini gaya bermain baru bagi Bali United. Kami memang banyak kehilangan bola, itu mengecewakan, tetapi kami masih berada dalam proses. Kadang naik, lalu turun, kemudian naik lagi," kata dia.

Pemain Bali United Boris Kopitovic juga mengakui Persebaya lebih dominan meski Bali United memberikan perlawanan.

“Saya hanya bisa bilang Persebaya tim yang lebih baik. Kami sempat memberikan perlawanan, tetapi itu belum cukup. Mereka tim yang lebih baik malam ini,” kata Boris, dikutip dari Antara. 

0 comments

    Leave a Reply