Perkembangan Revolusi Industri 1.0 hingga 4.0

IVOOX.id, Jakarta – Revolusi Industri sudah mencapai generasi 4.0. Perkembangan Revolusi Industri 1.0 hingga kini 4.0 kita perlu memahaminya agar dapat segera menyesuaikan diri dengan kondisi yang menyertainya.

Kanselir Jerman Angela Merkel adalah yang pertama kali mengemukakan istilah Revolusi Industri 4.0. Dalam pertemuan World Economic Forum 2015, di Jerman, Merkel menjelaskan, revolusi industri 4.0 merupakan sistem yang mengintegrasikan dunia online dengan produksi industri.

Revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation.

Setelah revolusi industri 1.0 yang mengubah pola penggunaan tenaga manusia dan hewan kepada tenaga mesin. Perubahan pola industri berubah secara cepat.

Keterbatasan sumber daya energi menuntut manusia semakin bergerak secara efisien. Teknologi berubah secara cepat untuk mendukung kehidupan manusia

LEAVE A REPLY