Perjalanan Wakil Indonesia di Japan Open 2026

IVOOX.id – Sejumlah wakil Indonesia masih mempertahankan asa di ajang BWF World Tour Super 750 Japan Open 2026 di Tokyo, Jepang. Ada yang tersingkir.
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menaklukkan pasangan Prancis Christo Popov/Toma Junior Popov pada babak pertama BWF World Tour Super 750 Japan Open 2026 di Tokyo, Jepang, Rabu, 15 Juli 2026.
Unggulan kedua itu bangkit dari permainan yang kurang meyakinkan untuk membukukan kemenangan dua gim langsung 21-19, 21-13.
“Di awal gim pertama, saya bermain sangat kurang yakin, banyak melakukan kesalahan sendiri. Tadi ada 6-7 poin saya melakukan kesalahan sendiri,” kata Fajar dalam keterangan resmi PBSI usai laga, dikutip dari Antara.
Fajar/Fikri kemudian meningkatkan komunikasi dan berusaha menunjukkan daya juang lebih besar selepas interval. Perubahan tersebut membuat mereka perlahan keluar dari tekanan dan mengambil alih kendali pertandingan.
“Tapi setelah interval, kami terus berkomunikasi bagaimana jangan mau kalah, jadi fight-nya ditunjukkan dan akhirnya bisa mengambil alih permainan dan menang,” ujar Fajar.
Selain kesalahan sendiri, Fajar/Fikri sempat dikejutkan perubahan pola Popov bersaudara yang bermain lebih cepat dan berani mengambil bola di depan.
“Kami mengubah pola permainan sebetulnya setelah interval gim pertama. Kami membaca mereka jadi lebih cepat bermain di depan padahal sebelumnya mereka itu panjang-panjang mainnya, perubahan itu membuat cukup kaget juga,” kata Fikri, dikutip dari Antara.
Pasangan Indonesia mampu mengantisipasi perubahan tersebut sekaligus menyesuaikan diri dengan karakter kok yang berbeda dibandingkan saat latihan. Setelah memenangi gim pertama dengan ketat, Fajar/Fikri tampil lebih dominan pada gim kedua.
Konsentrasi mereka juga sempat diuji ketika pasangan Prancis memprotes servis yang dilakukan Fajar/Fikri. Namun, keduanya memilih tidak terpancing dan tetap berpegang pada keputusan wasit.
“Mereka tadi memprotes servis kami tapi selama umpire dan hakim servis tidak menganggap ada kesalahan, kami merasa tidak ada masalah. Kami tidak mau pecah konsentrasi jadi tetap mencoba fokus dengan apa yang kami mau mainkan,” ujar Fajar.
Meski menang dua gim langsung, Fikri mengakui penampilan mereka masih belum memuaskan dan perlu diperbaiki menjelang babak kedua.
“Berkaca dari pertandingan tadi, kami masih kurang puas dengan penampilannya. Semoga besok bisa lebih baik lagi dengan belajar dari kesalahan hari ini,” kata Fikri.
Mereka selanjutnya akan berhadapan dengan wakil Taiwan Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee yang menang atas wakil Malaysia Wei Chong Man/Soh Wooi Yik dengan skor 21-23, 21-17, 21-16.
Sementara, ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin gagal mengimbangi tempo cepat pasangan tuan rumah Haruki Kawabe/Kenta Matsukawa saat tersingkir pada babak pertama BWF World Tour Super 750 Japan Open 2026 di Tokyo, Jepang, Rabu, 15 Juli 2026.
Raymond/Joaquin kalah melalui pertandingan tiga gim dengan skor 16-21, 23-21, 10-21.
“Pastinya hari ini tidak puas, dari gim pertama sampai ketiga tidak keluar sama sekali mainnya. Banyak ragu-ragu, mau bertahan tidak solid dengan bola yang kencang, mau mendahului depannya tapi kami kalah cepat dari mereka,” kata Raymond melalui keterangan resmi PBSI usai laga, dikutip dari Antara.
Pasangan Indonesia kesulitan mengembangkan pola permainan sejak gim pertama karena terus mendapat tekanan dari pukulan cepat dan bertenaga Kawabe/Matsukawa.
Raymond/Joaquin sempat menemukan momentum pada gim kedua. Mereka melalui pertarungan ketat hingga merebut dua poin terakhir untuk memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Namun, momentum tersebut tidak dapat dipertahankan. Raymond/Joaquin kembali kehilangan ritme pada gim ketiga dan tertinggal jauh hingga akhirnya menyerah 10-21.
“Ada hawa pertandingan yang terasa kurang dapat hari ini. Terus coba cari dan agak lumayan dapat di gim kedua tapi masuk gim ketiga memang kami sedang tidak enak mainnya, sudah melakukan segala cara tapi harus diakui kami kalah hari ini,” ujar Joaquin, dikutip dari Antara.
Pasangan ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga tersingkir pada babak pertama Japan Open 2026 di Tokyo, Jepang, Rabu, 15 Juli 2026.
Rachel/Febi kalah dari unggulan kedua asal China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian melalui pertandingan tiga gim 11-21, 21-19, 14-21.
“Permainan hari ini banyak kurang puasnya, harusnya bisa lebih baik. Banyak kesalahan sendiri, banyak tidak tenangnya,” kata Rachel melalui keterangan resmi PBSI usai laga, dikutip dari Antara.
Rachel/Febi kesulitan mengembangkan permainan pada gim pertama setelah pasangan China tampil lebih agresif dan berusaha terus mengambil inisiatif serangan.
Menurut Rachel, perubahan pola permainan Jia/Zhang terlambat mereka antisipasi sehingga membuat wakil Indonesia kehilangan gim pembuka dengan selisih cukup jauh.
“Dibanding pertemuan sebelumnya, mereka hari ini lebih banyak memaksa buat menyerang, tidak terlalu banyak mengangkat bola. Itu yang terlambat kami sadari dan menjadi kesalahan,” ujar Rachel, dikutip dari Antara.
Sementara tunggal putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah berhasil menyingkirkan wakil Denmark Rasmus Gemke pada babak pertama BWF World Tour Super 750 Japan Open 2026 di Tokyo, Jepang, Rabu, 15 Juli 2026.
Ubed memenangi pertandingan selama tiga gim dengan skor 21-14, 16-21, 21-18 sekaligus memastikan pertemuan melawan unggulan asal Denmark Anders Antonsen pada babak kedua.
“Di gim ketiga tadi sempat unggul juga di awal-awal. Tapi setelah interval sempat kehilangan fokus sedikit dan saya agak emosi, masih belum bisa mengontrol hal seperti ini,” kata Ubed dalam keterangan resmi PBSI usai laga, dikutip dari Antara.
Ubed mampu bangkit setelah mendapat arahan dari pelatih untuk mengatur napas dan kembali menenangkan diri. Pemain muda Indonesia itu kemudian merebut poin-poin penting untuk menutup pertandingan.
“Beruntung pelatih terus bisa meyakinkan saya dan saya coba atur nafas, lebih menenangkan diri. Alhamdulillah bisa mengembalikan keadaan tadi. Ini pelajaran yang penting buat saya untuk ke depan,” ujar Ubed.
Setelah melewati Gemke, Ubed bertekad memberikan permainan terbaik ketika menghadapi Antonsen pada babak kedua.
“Besok bertemu Anders Antonsen, saya berharap bisa memberikan yang terbaik, bisa menampilkan apa yang saya harapkan,” ujar Ubed.
Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani melewati babak pertama dengan kemenangan meyakinkan di Tokyo, Jepang, Rabu, 15 Juli 2026.
Unggulan keenam itu menyingkirkan wakil Amerika Serikat Zhang Beiwen dua gim langsung 21-6, 21-15 dan selanjutnya menghadapi Huang pada babak kedua. Putri menyimpan motivasi tambahan karena kalah dari pemain Taiwan tersebut pada pertemuan terakhir mereka di Indonesia Masters 2026. Kala itu Putri kalah dengan skor 21-17, 19-21, 21-17.
“Besok bertemu Huang Yu-Hsun dari Taiwan, terakhir saya kalah di Indonesia Masters tahun ini. Jadi pastinya besok ingin lebih bagus daripada hari ini bermainnya,” kata Putri melalui keterangan resmi PBSI usai laga, dikutip dari Antara.
Meski membawa misi membalas kekalahan, Putri tidak ingin terbebani catatan pertemuan sebelumnya dan memilih memusatkan perhatian pada permainan sendiri.
“Bermain dengan nothing to lose, tak memikirkan sebelumnya pernah menang ataupun pernah kalah. Lebih fokusnya dan yakin ingin menangnya,” ujar Putri.
Putri juga menilai mundurnya tunggal putri nomor satu dunia An Se Young tidak banyak mengubah peta persaingan karena sejumlah pemain papan atas masih bertahan dalam turnamen.
“Dengan mundurnya An Se Young (Korea) sebenarnya persaingan akan sama saja karena masih banyak pemain-pemain top di tunggal putri. Saya berbeda bagan dengan dia jadi saya ingin fokus saja ke pertandingan saya, satu langkah demi satu langkah. Semoga bisa naik podium di Japan Open kali ini,” ujar Putri.


0 comments