Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Perkuat Layanan Kesehatan Pascabencana di Sumatra, Fokus Tahap Pemulihan

IVOOX.id – Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) menegaskan bahwa kehadiran dokter umum tidak berhenti pada fase tanggap darurat, tetapi berlanjut hingga proses pemulihan masyarakat terdampak bencana. Organisasi profesi ini berkomitmen untuk terus terlibat aktif dalam penanganan dampak kesehatan pascabencana di wilayah Sumatra.
Ketua Satgas PDUI Peduli Sumatra, Halik Malik, menegaskan bahwa dokter umum memiliki peran yang sangat strategis dalam situasi pascabencana. Tidak hanya memberikan pelayanan kuratif, dokter umum juga berperan penting dalam pencegahan dan pengendalian potensi masalah kesehatan lanjutan, termasuk ancaman wabah penyakit.
“Dokter umum diharapkan senantiasa menjadi garda terdepan dalam pemenuhan kebutuhan layanan medis serta antisipasi potensi wabah penyakit pascabencana. Ini merupakan peran dan fungsi dokter umum sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tengah masyarakat,” ujar Halik dalam ketrangan resmi yang diterima ivoox.id Sabtu (3/1/2026).
Dalam rencana tindak lanjutnya, PDUI terus melakukan mobilisasi dokter umum dari berbagai daerah untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayah terdampak. Para dokter ini ditugaskan untuk mengisi pos-pos pelayanan kesehatan darurat di puskesmas maupun melalui layanan kesehatan bergerak, terutama di daerah yang mengalami kekurangan tenaga medis.
Halik menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi karena tidak sedikit tenaga kesehatan setempat juga menjadi korban bencana. “PDUI hadir dan terlibat aktif dalam mobilisasi dokter-dokter ke daerah terdampak. Tenaga kesehatan setempat juga terdampak bencana, sehingga diperlukan dukungan dokter dari berbagai daerah, khususnya yang terdekat dengan lokasi bencana,” ujarnya.
Pelayanan kesehatan yang dilakukan PDUI difokuskan di wilayah pengungsian dengan menghadirkan posko kesehatan darurat yang beroperasi secara berkelanjutan. Selain itu, PDUI juga menyiapkan pendampingan layanan kesehatan di hunian sementara hingga fasilitas layanan kesehatan dasar dapat kembali berfungsi normal.
PDUI telah menyalurkan bantuan berupa obat-obatan, alat kesehatan, hygiene kit, serta logistik kesehatan dengan total nilai sekitar Rp100 juta. Bantuan tersebut difokuskan untuk mendukung pelayanan kesehatan dasar di wilayah-wilayah yang fasilitas kesehatannya rusak, lumpuh, atau masih sangat terbatas akibat bencana. Selain itu, PDUI juga memberikan dukungan dana operasional bagi Posko PDUI Peduli agar pelayanan medis di lapangan dapat berjalan secara optimal dan berkesinambungan.
Untuk memastikan keberlanjutan layanan, PDUI memperkuat koordinasi dengan berbagai mitra dan pemangku kepentingan, termasuk dalam penyediaan logistik kesehatan serta dukungan operasional layanan kesehatan bergerak. Saat ini, fokus respons dan tindak lanjut PDUI diarahkan pada tiga provinsi terdampak di Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Halik menyampaikan apresiasi kepada para dokter relawan yang telah terlibat dalam misi kemanusiaan pascabencana. “Bagi seluruh sejawat dokter yang telah hadir sebagai relawan medis dalam bantuan kemanusiaan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana, kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga. Seluruh dedikasi dan pengabdian tersebut merupakan wujud nyata empati dan kepedulian untuk Sumatra,” katanya.


0 comments