Perbaikan Jembatan Tenge Besi Bener Meriah Rampung | IVoox Indonesia

5 Maret 2026

Perbaikan Jembatan Tenge Besi Bener Meriah Rampung

Sejumlah kendaraan mulai melintas di kawasan Jembatan Tenge Besi
Sejumlah kendaraan mulai melintas di kawasan Jembatan Tenge Besi di Desa Gemasih, Kecamatan Pintu Rime, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Rabu (24/12/2025). ANTARA/HO/Tangkapan layar video Pemprov Aceh

IVOOX.id – Jembatan Tenge Besi di Desa Gemasih, Kecamatan Pintu Rime, Kabupaten Bener Meriah, Aceh kini telah rampung diperbaiki yang rusak diterjang banjir akhir November 2025 dan kendaraan sudah bisa melintas kembali.

"Terhubungnya kembali Jembatan Tenge Besi ini membawa harapan baik bagi masyarakat," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, di Banda Aceh, Rabu (24/12/2025), dikutip dari Antara.

Nasir mengatakan, pulihnya infrastruktur ini merupakan langkah krusial untuk memulihkan aktivitas masyarakat, dan optimis normalisasi jembatan dapat membawa dampak positif terhadap mobilitas warga hingga stabilitas ekonomi daerah.

"Kita harapkan proses distribusi logistik ke wilayah pedalaman, khususnya di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah kembali lancar tanpa hambatan," ujarnya.

Dirinya menyampaikan, jembatan tersebut merupakan salah satu urat nadi bagi para petani di dataran tinggi Gayo.

Karena selama akses terputus, para petani mengalami kesulitan besar, baik saat melintas maupun mendistribusikan hasil bumi keluar daerah, sehingga berdampak pada penurunan pendapatan mereka.

"Dengan normalnya arus lalu lintas, hasil pertanian masyarakat di sana kini bisa diangkut dengan mudah. Kami optimis hal ini akan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana," kata M Nasir.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh, Mawardi, menjelaskan bahwa arus lalu lintas di lokasi saat ini terpantau lancar.

Tetapi, dirinya juga mengingatkan agar masyarakat atau pelintas dapat menjaga ketahanan jembatan yang baru diperbaiki ini bersama-sama.

"Petugas tetap mengimbau para pengendara untuk berhati-hati dan memperhatikan muatan kendaraan. Hal ini penting demi menjaga ketahanan jembatan dalam jangka panjang," kata Mawardi, dikutip dari Antara.

Selain faktor muatan, Mawardi juga meminta para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem atau perjalanan di malam hari.

Kemudian, masyarakat disarankan sebaiknya menunda perjalanan terlebih dahulu jika memang tidak mendesak apabila hujan deras guna menghindari risiko keselamatan.

“Kami himbau kepada pengendara jika sedang turun hujan atau sudah sore hari sebaiknya ditunda dulu perjalanannya. Kecuali jika dalam keadaan mendesak,” demikian Mawardi.

0 comments

    Leave a Reply