Penyelam Basarnas Evakuasi Satu Korban Meninggal dari Dalam Kapal Virgo Transport 8

IVOOX.id – Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) kembali menemukan satu korban meninggal dunia Kapal Motor Penumpang (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, pada Minggu, 20 September 2026, pukul 14.14 WITA.
Kepala Basarnas M. Syafii mengatakan, korban ditemukan oleh penyelam BSG Basarnas saat melakukan pencarian di dalam badan kapal. Setelah berhasil ditemukan, korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk proses penanganan lebih lanjut.
"Seluruh unsur SAR terus berupaya maksimal dalam pencarian dan evakuasi korban," ujar Syafii dalam siaran pers dikutip Minggu (20/9/2026).
Selanjutnya, korban dievakuasi melalui jalur udara menggunakan Helikopter HR 3601 Basarnas dengan teknik hoisting rescue net. Teknik tersebut digunakan untuk mengangkat korban dari kapal menuju helikopter secara aman dan terukur.
"Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal dan mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan. Setiap korban yang ditemukan menjadi amanah yang harus kami evakuasi dan serahkan kepada pihak keluarga,” ujar Syafii.
Basarnas bersama seluruh unsur SAR Gabungan masih melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi dengan mengoptimalkan unsur penyelam, sarana laut, serta dukungan udara di sekitar lokasi KM Virgo Transport 8.
Verifikasi 22 Orang Tak Terdata di Manifes
Terpisah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin masih mencocokkan data 22 penumpang yang selamat dari kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8, tetapi tidak terdapat dalam data manifes kapal yang diperoleh dari Surabaya.
Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan berdasarkan data manifes yang diperoleh dari Surabaya, jumlah penumpang tercatat 243 orang. Namun, setelah pihaknya mendata 108 penumpang yang selamat, ditemukan 22 orang yang tidak terdapat dalam data manifes kapal.
“Data yang ada, sama data yang di manifes, itu ternyata ada 22 orang tidak ada di data manifes kapal yang ada itu. Jadi kita lagi coba mencocokkan,” kata Heri dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kedelapan kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (20/9/2026) malam, dikutip dari Antara.
Dia mengatakan pihaknya masih mencocokkan data tersebut untuk mengetahui apakah terdapat selisih tambahan dari jumlah 243 orang atau terjadi perbedaan pencatatan identitas penumpang antara data manifes kapal dengan data yang diperoleh dari penumpang selamat.
Ia menyebut salah satu kemungkinan yang masih dikonfirmasi ialah penumpang menggunakan nama panggilan saat tercatat dalam manifes, sementara ketika didata di Banjarmasin menggunakan nama sesuai kartu tanda penduduk (KTP).
“Biasanya kan penumpang itu misalnya dia pakai namanya nama panggilan. Ternyata pada saat di sini namanya sesuai dengan KTP. Nah itu mungkin masih kita coba konfirmasi sama teman-teman nanti di Surabaya,” ujar Heri.
Hingga hari kedelapan operasi SAR, Minggu, 20 September 2026, pukul 22.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi 118 korban ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 10 orang meninggal dunia, sementara masih terdapat 125 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.
KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang ketika berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sejak 12 September 2026.
Kapal tersebut dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita hingga akhirnya ditemukan pada hari yang sama dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.


0 comments