Penumpang LRT Jabodebek Turun 10 Persen saat WFH ASN | IVoox Indonesia

April 13, 2026

Penumpang LRT Jabodebek Turun 10 Persen saat WFH ASN

penumpang berjalan di peron saat proses naik dan turun di Stasiun LRT Jabodebek
Sejumlah penumpang berjalan di peron saat proses naik dan turun di Stasiun LRT Jabodebek. ANTARA/HO-LRT Jabodebek

IVOOX.id – Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jumat, 10 April 2026, berdampak langsung pada penurunan jumlah pengguna LRT Jabodebek. Kebijakan ini terutama memengaruhi mobilitas di stasiun-stasiun yang berada di kawasan perkantoran dan titik integrasi antarmoda.

Data operasional menunjukkan jumlah pengguna LRT Jabodebek pada Jumat, 10 April 2026, tercatat sebanyak 106.301 orang. Angka ini menurun sekitar 12.204 pengguna atau setara 10 persen dibandingkan hari sebelumnya, Kamis, 9 April 2026, yang mencapai 118.505 penumpang. Penurunan tersebut menjadi indikasi langsung berkurangnya aktivitas perjalanan, khususnya pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Penurunan paling signifikan terjadi di sejumlah stasiun strategis. Di Stasiun Kuningan, jumlah pengguna turun dari 12.530 menjadi 10.284 orang. Stasiun Dukuh Atas juga mengalami penurunan dari 16.954 menjadi 15.859 pengguna. Hal serupa terjadi di Stasiun Rasuna Said yang turun dari 7.621 menjadi 6.659 penumpang, serta Stasiun Cikoko dari 9.475 menjadi 8.505 pengguna.

Selain itu, Stasiun Setiabudi mencatat penurunan dari 5.204 menjadi 4.318 pengguna, sementara Stasiun Pancoran berkurang dari 7.241 menjadi 6.607 penumpang. Secara umum, seluruh stasiun yang mengalami penurunan signifikan merupakan kawasan dengan dominasi aktivitas perkantoran dan mobilitas pekerja, termasuk ASN.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan bahwa tren ini sudah diperkirakan seiring diberlakukannya kebijakan WFH. “Penurunan volume pengguna LRT Jabodebek ini merupakan dampak langsung dari kebijakan kerja WFH bagi ASN, khususnya pada jam sibuk,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Ivoox.id Sabtu (11/4/2026).

Meski terjadi penurunan jumlah penumpang, operasional LRT Jabodebek tetap berjalan normal. Pihak operator tetap mengoperasikan 430 perjalanan dengan pola layanan hari kerja guna memastikan pelayanan tetap optimal bagi masyarakat yang masih beraktivitas di luar rumah.

Seluruh fasilitas stasiun serta petugas juga tetap disiagakan secara penuh untuk menjaga kenyamanan dan keamanan pengguna. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen operator dalam menjaga kualitas layanan transportasi publik.

“KAI akan terus hadir mendukung mobilitas masyarakat, dan memastikan setiap perjalanan LRT Jabodebek mengedepankan aspek keselamatan serta kenyamanan bagi seluruh pengguna,” kata Radhitya.

0 comments

    Leave a Reply