Penerima Penghargaan Piala Dunia 2026 | IVoox Indonesia

July 23, 2026

Penerima Penghargaan Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026
Ilustrasi - Piala Dunia 2026. ANTARA/pri

IVOOX.id – Tim nasional Belanda hingga sejumlah pemain Spanyol menerima penghargaan pemain terbaik dalam Piala Dunia 2026. 

Tim nasional Belanda menerima Anugerah Fair Play Piala Dunia 2026 atau tim paling sportif sepanjang turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu.

Mengutip Antara, penghargaan itu diumumkan FIFA selepas partai final yang dimenangkan Spanyol dengan skor 1-0 atas Argentina di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, WIB.

Anugerah tersebut menjadi hiburan bagi Belanda yang harus pulang lebih awal dari Piala Dunia 2026 setelah disisihkan oleh Maroko pada babak 32 besar lewat adu penalti.

Bila hanya menilik statistik pelanggaran dan kartu, Belanda sebetulnya tidak tercatat sebagai tim paling bersih dalam Piala Dunia 2026.

Belanda menerima tiga kartu kuning, sama banyaknya dengan Aljazair, Jerman, dan Senegal, yang sama-sama terhenti di babak 32 besar, bahkan setara dengan Norwegia yang mencapai perempat final.

Sedangkan dari jumlah aspek pelanggaran, Belanda tercatat melakukan 44 kali selama turnamen, hanya unggul atas Jerman (51), tapi lebih banyak dibandingkan Aljazair (29) dan Senegal (36).

Kendati demikian, statistik jumlah pelanggaran serta kartu bukan satu-satunya yang menjadi basis penilaian untuk Anugerah Fair Play. FIFA diketahui turut menimbang aspek penghormatan tim terhadap lawan serta perilaku sportif yang diperlihatkan sepanjang turnamen.

Hanya tim yang lolos ke babak gugur setelah fase grup yang berpeluang menerima Anugerah Fair Play Piala Dunia.

Itu merupakan Anugerah Fair Play Piala Dunia pertama Belanda, membuat mereka jadi tim kesebelas yang menerima penghargaan tersebut sejak dianugerahkan mulai edisi 1970.

Kapten Timnas Spanyol Raih Gelar Pemain Terbaik Piala Dunia 2026

Gelandang sekaligus kapten timnas Spanyol, Rodri dinobatkan sebagai peraih Bola Emas atau penghargaan pemain terbaik Piala Dunia 2026 setelah membawa La Roja menjuarai turnamen.

Mengutip Antara, penghargaan itu dipastikan usai Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 pada laga final di Stadion New York, New Jersey, Amerika Serikat pada Senin, 20 Juli 2026, WIB.

Rodri menjadi sosok sentral dalam keberhasilan Spanyol merebut gelar kedua juara dunia. Meski tidak mencetak gol sepanjang turnamen, gelandang Manchester City itu tampil konsisten sebagai pengatur tempo permainan dan pengendali penguasaan bola, yang menjadi ciri khas permainan La Roja.

"Tim ini luar biasa. Kami adalah juara dunia dua kali. Itu pencapaian yang sangat sulit, mungkin yang tersulit dalam sepak bola. Kami meraihnya dengan mengalahkan tim sekuat Argentina," kata Rodri dalam ESPN, dikutip dari Antara.

Bagi Rodri, Golden Ball menjadi pelengkap kebangkitannya setelah mengalami cedera ligamen anterior (ACL) hampir dua tahun lalu. Peraih Ballon d'Or 2024 itu mengaku bangga bisa kembali mencapai level tertinggi dalam kariernya.

"Saya bangga dan berharap generasi baru melihat bahwa hal itu mungkin terjadi. Seorang pemain yang pernah berada di puncak lalu jatuh, masih bisa bangkit lagi. Ini adalah contoh bagaimana mengatasi kesulitan. Kita harus percaya. Sungguh luar biasa," ujarnya.

Keberhasilan tersebut membuat Rodri masuk ke dalam kelompok elite pemain yang pernah menjuarai Piala Dunia, Liga Champions UEFA, dan Ballon d'Or.

Dia juga menggagalkan Lionel Messi untuk meraih Golden Ball ketiga sepanjang kariernya. Messi harus puas menerima Silver Ball (kedua), sementara penyerang Prancis Kylian Mbappe memperoleh Bronze Ball (ketiga).

Pau Cubarsi Raih Gelar Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026

Sementara bek tim nasional Spanyol Pau Cubarsi melengkapi trofi Piala Dunia 2026 yang diraih bersama La Furia Roja dengan menyabet titel Pemain Muda Terbaik turnamen tersebut.

Mengutip Antara, talenta jebolan La Masia itu tampil penuh di setiap pertandingan Spanyol di Piala Dunia 2026, termasuk saat mereka mengalahkan Argentina 1-0 dalam laga final di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, WIB.

Jumlah menit bermain itu pula yang membuat Cubarsi bisa mengungguli rekannya, Lamine Yamal, yang sepanjang turnamen lebih banyak mencuri perhatian.

Sementara, Cubarsi secara memainkan 750 menit penuh pertandingan Spanyol sepanjang Piala Dunia 2026 tanpa menghitung menit-menit injury time, Yamal yang mencetak satu gol dan satu assist "hanya" merumput selama 615 menit.

Cubarsi menjadi bagian penting dalam keberhasilan Spanyol menorehkan rekor sebagai tim dengan jumlah kebobolan gol paling sedikit sepanjang satu edisi turnamen Piala Dunia.

Selama Piala Dunia 2026, Spanyol hanya kebobolan satu gol saja dari delapan pertandingan yang dimainkan, yakni di babak perempat final menghadapi Belgia. Sedangkan tujuh pertandingan lainnya, Spanyol berhasil membukukan catatan nirbobol.

Meski tampil penuh dalam seluruh menit pertandingan Spanyol di Piala Dunia 2026, Cubarsi juga tercatat hanya menerima satu kartu kuning dalam melakoni tugasnya mengawal pertahanan tim besutan Luis de la Fuente.

Bukan hanya piawai dalam bertahan, pemain berusia 19 tahun itu juga tercatat memimpin statistik umpan antarlini di timnas Spanyol pada Piala Dunia 2026 dengan 173 kali keberhasilan.

Cubarsi bergabung dengan nama-nama legendaris yang pernah meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia seperti Pele pada 1958 dan Franz Beckenbauer pada 1966.

Penyerang Prancis Kylian Mbappe Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

Sementara penyerang timnas Prancis Kylian Mbappe resmi meraih penghargaan Golden Boot (Sepatu Emas) Piala Dunia 2026 setelah finis sebagai pencetak gol terbanyak turnamen.

Mengutip Antara, striker Real Madrid itu mengoleksi 10 gol, unggul atas Lionel Messi yang harus puas di posisi kedua dengan delapan gol.

Kepastian Mbappe menjadi top skor diperoleh setelah Messi gagal menambah koleksi golnya pada laga final. Hasil tersebut membuat kapten Argentina itu tidak mampu mengejar torehan gol sang bintang Prancis.

Mbappe tampil konsisten sepanjang turnamen dengan menjadi tumpuan lini serang Prancis. Meski Les Bleus gagal mengangkat trofi juara, penyerang berusia 27 tahun itu tetap mengukuhkan diri sebagai pemain paling produktif di Piala Dunia 2026.

Sementara itu, Messi mengakhiri turnamen sebagai runner-up setelah mencatatkan delapan gol. Peringkat tiga menjadi milik gelandang Inggris Jude Bellingham yang mencatatkan tujuh gol dan unggul dalam penilaian FIFA atas Erling Haaland yang juga mengemas tujuh gol.

Dengan torehan 10 gol tersebut, Mbappe kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling tajam di dunia.

Unai Simon raih Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2026

Penjaga gawang tim nasional Spanyol Unai Simon meraih trofi Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2026, melengkapi gelar juara yang diraih bersama La Furia Roja dalam turnamen tersebut.

Mengutip Antara, Simon memperoleh penghargaan itu usai sukses menorehkan tujuh catatan nirbobol dari delapan pertandingan Piala Dunia 2026, termasuk laga final kontra Argentina yang berakhir dengan kemenangan 1-0 di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, WIB.

Kiper berusia 29 tahun itu menjadi penjaga gawang kedua asal Spanyol yang meraih Sarung Tangan Emas Piala Dunia setelah Iker Casillas pada 2010.

Sepanjang turnamen, Simon tercatat melakukan 14 penyelamatan atas ancaman yang datang ke gawangnya. Tapi pada laga final, dia seakan tidak banyak bekerja sebab Argentina tanpa sekalipun melepaskan percobaan tepat sasaran.

Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Simon terjadi pada laga perempat final saat dia ditaklukkan oleh sundulan penggawa Belgia Charles De Ketalaere.

Laman FIFA mencatat kiper Athletic Bilbao itu sepanjang turnamen melakukan 108 aksi di dalam kotak penalti, serta 84 kali di luar kotak penalti, baik berupa umpan maupun antisipasi bola-bola berbahaya.

Selain menyabet Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2026, Simon juga menanjak dalam daftar catatan nirbobol Piala Dunia sepanjang masa ke posisi ketiga dengan sembilan nirbobol dari 12 pertandingan.

Dia hanya kalah dari kiper legendaris Prancis Fabien Barthez dan penjaga gawang ikonik Inggris Peter Shilton, yang sama-sama mencatatkan 10 kali nirbobol dalam 17 penampilan Piala Dunia.

0 comments

    Leave a Reply