Penerima Penghargaan AMI Awards 2026: Andien, Afgan, Lesti, hingga Baskara

IVOOX.id – Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) mengumumkan deretan nominasi kategori gelaran ajang penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026, Rabu, 4 November 2026.
AMI Awards 2026 menghadirkan 67 kategori dan perayaan tahun ini mengusung tema “Ruang Nada Nusantara” sebuah gagasan tentang Indonesia sebagai ruang yang tak pernah kehabisan bunyi yang berasal dari musik tradisi yang diwariskan lintas generasi, denting instrumen daerah, lantunan bahasa ibu, hingga karya-karya modern.
Penyanyi Andien menerima piala penghargaan AMI Awards 2026 untuk kategori Artis Solo Soul/R&B Alternatif Terbaik lewat lagu “Jatuh Pelan” dalam album “Sehidup Semusik”.
“Pada malam hari ini aku juga ingin menaruh hari dan empati yang sangat-sangat besar terhadap apa yang terjadi di Indonesia,” ujar Andien dalam pidato singkatnya usai menerima piala AMI di Jakarta, Rabu (4/11/2026), dikutip dari Antara.
Andien yang telah berkarier 26 tahun di dunia musik itu juga mengatakan bahwa ia turut prihatin dan peduli atas persoalan yang terjadi di tanah air belakangan ini.
Dia juga mengucap syukur dan terima kasih kepada Tuhan, keluarga, manajemen serta tim dan juga fans yang mendukungnya dalam berkarya.
Menurut dia, musik menjadi ruang buat musisi berkarya, mengeksplorasi diri dan mengeksplorasi musik.
Andien berhasil menggeser para pesaingnya dalam kategori itu yakni Inis, Jinan Laetitia, Matter Mos, dan Noni.
Sementara, solois Afgan berhasil membawa pulang piala AMI Awards 2026 dalam kategori Artis Solo Soul/R&B Terbaik lewat lagu “Kacamata” dalam album Retrospektif miliknya.
“Spesial banget buat saya karena selama ini saya pertama kali bisa jatuh cinta sama musik karena kecintaan saya sama musik R&B,” katanya dalam malam anugerah AMI Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (4/11/2026), dikutip dari Antara.
Afgan mengatakan bahwa prestasi ini merupakan capaian pertama kalinya sepanjang 18 tahun ia berkarier yang ia dapatkan dalam kategori R&B.
Sub musik ini juga merupakan musik favorit yang membuatnya jatuh cinta pada dunia musik, ia mengaku kerap mendengarkan lagu Brian McKnight hingga David sehingga membuatnya tertarik bermusik.
“Awalnya saya jatuh cinta sama musik dulu karena saya suka banget musik R&B,” katanya.
Adapun Afgan dalam kategori tersebut bersaing dengan lima musisi lain yakni Assia Keva dengan lagu “Baby July”, Farrel Hilal dengan lagu “Keliling”, RINNI dengan lagu “Mulai”, Salma Salsabila dengan lagu “Hatchu!!”, kemudian Uap Widya dengan lagu “Empty”.
Penyanyi dangdut Lesti berhasil meraih penghargaan AMI Awards 2026 untuk kategori Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik. Lesti bersama lagu “Kura Kura Dalam Perahu” berhasil mengalahkan penyanyi Erie Suzan, Iis Dahlia, Sridevi serta Tasya.
Ia mengatakan bahwa capaian ini menjadi penyemangat buatnya dalam menghadirkan karya-karya terbaik pada masa mendatang.
“Semoga ini bisa menjadi penyemangat saya terus untuk bisa terus berkarya di industri musik,” ujar Lesti dalam sesi wawancara dengan media di Jakarta, dikutip dari Antara.
Tak ketinggalan, Lesti pun mengapresiasi para penggemar, seniman musik dangdut di Indonesia, keluarga termasuk anak dan suaminya yakni Rizky Billar yang senantiasa mendukungnya berkarya di dalam industri musik.
Dia juga berharap, musik dangdut Indonesia ke depan dapat terus berkembang dan dikenal lebih luas.
Lesti juga mengaku bangga saat ini musik dangdut semakin dikenal luas dan diterima masyarakat dari berbagai kalangan dan generasi, terlebih banyak ekspresi musik yang dikembangkan dari dangdut.
“Sejauh ini menurut aku, apalagi dengan adanya kompetisi-kompetisi yang luar biasa, yang berkualitas, yang sangat-sangat dijaga, baik dari penampilan, baik dari sikap, dari para penyanyi-penyanyi, atau semua menurut aku, berbagai macam ornamennya di industri musik dangdut,” katanya.
Penyanyi Baskara Putra dan DJ Dipha Barus meraih penghargaan AMI Awards 2026 dalam kategori Solo/Group/Kolaborasi Dance Terbaik lewat kolaborasi mereka dalam “Nafas”.
“Lagu ini judulnya ‘Nafas’, lagu ini bercerita atau kurang lebih isinya adalah tentang menyambung nafas, harapan dan doa keluarga,” ujar Baskara Putra atau Hindia saat berada di atas panggung AMI Awards, Rabu (4/11/2026), dikutip dari Antara.
Baskara juga mempersembahkan lagu ini untuk para korban terdampak bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan yang menyebabkan kesulitan nafas akibat kondisi tersebut.
Sementara itu, DJ Dipha Barus mempersembahkan capaian tersebut untuk para pendengar, label musik serta tim terkait.
Keduanya lantas secara kompak juga mengangkat tiga jari tangan atau three finger salute di atas panggung tersebut sebagai bentuk solidaritas atau representasi sebagai warga negara Indonesia memperjuangkan keadilan.
Adapun kolaborasi Dipha Barus dan Hindia berhasil menggeser nominator lainnya yakni DNA bersama QoryGore, RICZA- Maretta dan TECHNO KING, Steve Chris-Venes dan Whisnu Santika.
Kementerian Kebudayaan memberikan dukungan dalam berlangsungnya gelaran AMI Awards 2026 sebagai langkah dalam membangun ekosistem musik Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
“AMI Awards telah menjadi bagian penting dalam perjalanan musik Indonesia, memberi penghargaan atas pencapaian insan musik, sekaligus merekam perkembangan kreativitas bangsa dari masa depan. Dan kali ini, selain didukung oleh Kementerian Kebudayaan, kita juga mempunyai fasilitas Dana Abadi Kebudayaan, LPDP, yang dinamakan Dana Indonesia Raya,” ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam sambutannya pada gelaran AMI Awards 2026 di Jakarta, Rabu (4/11/2026), dikutip dari Antara.
Fadli menjelaskan bahwa Kementerian Kebudayaan memiliki program Dana Indonesia Raya yang dapat dimanfaatkan juga oleh para seniman termasuk seniman musik, budayawan dan komunitas.
“Sekarang (Dana Indonesia Raya) sudah ditambah lagi dari Rp6 triliun menjadi Rp8 triliun sehingga ke depan pemanfaatannya bisa mencapai sekitar, mudah-mudahan mencapai Rp500 triliun. Dan kita melibatkan secara inklusif, transparan dan akuntabel kepada para seniman, budayawan, termasuk di dalam musisi,” ujar Fadli.
Lewat program tersebut, ia pun mengajak generasi muda di Indonesia untuk bersama-sama membangun ekosistem musik serta menghargai keberagaman ekspresi serta membuka ruang perjumpaan para pelaku musik antargenerasi dan latar belakang.
Sementara soal AMI Awards ke-29 yang mengangkat tema “Ruang Nada Nusantara” ini, menurutnya tema ini memiliki makna mendalam mengenai kekayaan Indonesia yang beragam.
Dia pun berharap AMI Awards senantiasa menjadi ruang yang mempertemukan para pelaku musik dan bisa membangun ekosistem musik secara berkelanjutan.
“Mari kita berkomitmen membangun ekosistem musik-musik berkelanjutan dan memastikan talenta dari seluruh penjuru Indonesia memperoleh kesempatan tumbuh, para pencipta mendapat penghargaan yang layak dan kekayaan musik Nusantara terus hidup di lintas generasi Selamat AMI Awards 2029, terus berkaya menginspirasi,” kata Fadli.


0 comments