Pencarian Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat Berlanjut, 53 Kantong Jenazah Telah Dievakuasi | IVoox Indonesia

February 4, 2026

Pencarian Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat Berlanjut, 53 Kantong Jenazah Telah Dievakuasi

antarafoto-pencarian-korban-bencana-tanah-longsor-di-cisarua-1769333309-1
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban bencana tanah longsor yang ditemukan di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). Berdasarkan hasil asesmen tim SAR gabungan hingga Minggu (25/1) pukul 10.00 WIB, sebanyak 34 Kepala Keluarga (KK) atau 113 jiwa terdampak bencana tanah longsor dengan rincian 23 orang selamat, 11 orang ditemukan meninggal dunia, dan 79 lainnya masih dalam pencarian. ANTARA FOTO/Abdan Syakura

IVOOX.id – Upaya tim SAR gabungan dalam mencari korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih terus dilakukan. Hingga Rabu (28/1/2026), pukul 16.00 WIB, total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi sebanyak 53 kantong jenazah. Sementara itu, korban yang masih dalam pencarian sebanyak 27 jiwa.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan, kantong jenazah telah diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar untuk diidentifikasi. Adapun, jumlah korban yang sudah berhasil diidentifikasi hingga Selasa (27/1/2026) pukul 18.00 sebanyak 37 jiwa.

Operasi SAR akan terus dilakukan dengan beberapa prinsip, yakni keselamatan personil sebagai prioritas utama, pengendalian risiko bencana susulan, akurasi dan transparansi data korban serta sinergi seluruh unsur yang terlibat.

"Seluruh personil di lapangan berkomitmen untuk bekerja secara maksimal, profesional dan humanis demi menemukan korban yang dinyatakan hilang," kata Ade dalam siaran pers, Rabu (28/1/2026).

Selain mencari korban meninggal dunia, penanganan pengungsi juga menjadi fokus perhatian.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan, para pengungsi korban longsor akan dipindahkan dari tempat pengungsian di Kantor Desa Pasirlangu ke hunian sementara. 

Ada dua opsi hunian sementara yang diberikan kepada para pengungsi. Opsi pertama, pengungsi dipindahkan ke hunian sementara yang dibangun pemerintah. Opsi kedua, pengungsi mencari sendiri hunian sementara dan diberi dana tunggu hunian sebesar Rp600.000 per kepala keluarga per bulan.

Pengungsi direncanakan menempati hunian sementara selama tiga bulan sejak Januari 2026 hingga Maret 2026. Apabila hingga Maret 2026, hunian tetap belum selesai dibangun, maka jangka waktu menempati hunian sementara akan diperpanjang.

Dikatakan Suharyanto, berdasarkan data sementara, terdapat 48 rumah terdampak langsung longsor di Kabupaten Bandung Barat. Rumah milik masyarakat itu akan dibangun kembali di tempat baru yang lokasinya aman dari bencana. Data jumlah rumah terdampak langsung longsor dimungkinkan bertambah seiring perkembangan proses pendataan.

0 comments

    Leave a Reply