Pemprov DKI Jakarta Pastikan Data Pajak dan Aset Daerah Aman dari Kebakaran Bapenda | IVoox Indonesia

August 8, 2026

Pemprov DKI Jakarta Pastikan Data Pajak dan Aset Daerah Aman dari Kebakaran Bapenda

Kepala Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta, Bayu Meghantara
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta, Bayu Meghantara membantu evakuasi kebakaran gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat , Sabtu dini hari (8/8/2026). ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.

IVOOX.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan data perpajakan dan aset daerah aman dari kebakaran di gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, pada Jumat, 7 Agustus 2026, malam.

"Data perpajakan DKI Jakarta dinyatakan aman karena seluruh data telah terdigitalisasi serta memiliki sistem pencadangan pada server dan pusat data di lokasi terpisah, sehingga layanan perpajakan tidak terganggu," kata Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta, Bayu Meghantara di Jakarta, Sabtu (8/8/2026), dikutip dari Antara.

Hal serupa juga berlaku untuk data aset daerah yang dikelola Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD). Seluruh data dan server berada di pusat data yang terpisah dari gedung di Abdul Muis, sehingga tetap aman.

Gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta telah diasuransikan. Adapun sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) dari sejumlah perangkat daerah yang berkantor di gedung tersebut, antara lain Bapenda, BPAD, BPSDM, Dinas Perhubungan, Bank Jakarta, dan Dekranasda.

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan pengaturan kerja sementara melalui skema bekerja dari rumah (WFH) secara bergantian, berkantor di kantor suku dinas wilayah kota, maupun memanfaatkan gedung milik Pemprov DKI Jakarta lainnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, telah menginstruksikan ASN yang bekerja di gedung Bapenda DKI Jakarta untuk bekerja dari rumah.

"Menginstruksikan seluruh ASN yang berkantor di gedung ini agar tetap bekerja melalui mekanisme Work From Home (WFH) secara bergantian, atau berkantor di Suku Dinas Wilayah Kota, serta memanfaatkan aset Pemprov DKI Jakarta lainnya," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (8/8/2026), dikutip dari Antara.

Pramono mengatakan instruksi ini dilakukan untuk memprioritaskan pelayanan publik agar tetap berjalan melayani masyarakat.

Diharapkan dengan pelayanan yang terus berjalan maka masyarakat tetap tenang dan tak perlu khawatir.

“Pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama kita. Masyarakat jangan khawatir, semua layanan akan tetap berjalan,” ucapnya.

Pramono juga menegaskan bahwa data perpajakan DKI Jakarta aman karena sudah ter-back up secara digital, sehingga layanan perpajakan tidak terganggu.

Namun, Traffic Management Control/ITCS Dinas Perhubungan yang berada di lantai 16 terdampak. Akibatnya, pengaturan lampu merah yang sebelumnya otomatis kini dilakukan secara manual.

"Menginstruksikan penebalan pasukan Dishub di lapangan agar pengaturan lalu lintas tetap lancar," kata Pramono.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat menyatakan status kebakaran di gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, masih dalam tahap pendinginan.

"Untuk situasi pagi hari ini proses pendinginan, ini dilakukan overhaul dikarenakan masih ada titik-titik hawa panas yang masih ada. Jangan sampai terlewat nanti timbul kebakaran kembali," kata Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Pusat, Karnawan kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (8/8/2026), dikutip dari Antara.

Menurut dia, sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan. Jumlah tersebut berkurang dari 35 unit yang dikerahkan sejak awal kebakaran.

"Untuk unit yang ada sekarang ini kurang lebih 24, dari hari awal itu 35 unit, sekarang sudah ada 24. Yang sisanya itu sudah kembali ke wilayah masing-masing," ucapnya.

Dia menargetkan proses pendinginan gedung selesai pada pukul 09.00 WIB sampai tak ada titik api kembali.

Sementara korban selamat dari peristiwa kebakaran tersebut saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

"Korban itu tidak bertambah hanya satu yang selamat. Korban saat ini menjalani perawatan di RSUD Tarakan," kata Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Pusat, Karnawan kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (8/8/2026), dikutip dari Antara.

Dengan demikian, tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di lantai 11-16 gedung tersebut. "Walaupun dia harus dirawat tapi selamat tidak ada korban yang meninggal dunia," katanya.

0 comments

    Leave a Reply