Pemkot Percepat Revitalisasi Bandung Zoo Setelah Penetapan Fauna Land Ancol sebagai Pengelola Baru | IVoox Indonesia

June 21, 2026

Pemkot Percepat Revitalisasi Bandung Zoo Setelah Penetapan Fauna Land Ancol sebagai Pengelola Baru

Situasi Gerbang Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo
Arsip - Situasi Gerbang Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo saat beroperasi. ANTARA/Ricky Prayoga

IVOOX.id – Pemerintah Kota Bandung mempercepat proses revitalisasi Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) setelah penetapan pengelola baru, yakni PT Fauna Land Ancol dengan target kawasan konservasi tersebut dapat kembali beroperasi dalam waktu kurang dari satu tahun.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan saat ini pemerintah kota tengah menyelesaikan finalisasi konsep dan negosiasi perjanjian kerja sama (PKS) bersama pengelola baru sebelum proses revitalisasi dilaksanakan secara menyeluruh.

“Mudah-mudahan segera terlaksana dan menerima pembayaran pertama,” kata Farhan dalam keterangan yang diterima di Bandung, Jumat (19/6/2026), dikutip dari Antara.

Menurut dia, proses revitalisasi masih memerlukan penyelesaian sejumlah perizinan strategis, seperti izin konservasi baru, dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), hingga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Farhan menjelaskan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait proses perizinan tersebut, termasuk melalui nota kesepakatan dengan Kementerian Kehutanan.

“Targetnya kurang dari satu tahun. Tapi, memang ada dua izin yang cukup lama, yaitu izin konservasi dan Amdal,” katanya.

Ia menuturkan konsep revitalisasi Bandung Zoo harus tetap mengedepankan fungsi edukasi, khususnya bagi anak-anak, sekaligus mempertahankan nilai sejarah dan budaya yang melekat pada kebun binatang tersebut.

“Bandung Zoo itu punya nilai sejarah dan budaya. Itu harus tetap dipertahankan,” ujarnya.

Ia menambahkan sejumlah satwa endemik seperti owa dan surili berpotensi dilepasliarkan ke habitat alaminya di kawasan Bandung Selatan sebagai bagian dari program konservasi.

Terkait tarif masuk, dia memastikan Pemkot Bandung akan mengawal agar harga tiket tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Kalau harganya tidak wajar, tentu akan kita perjuangkan. Banyak warga ingin tiket tetap terjangkau,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat menargetkan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) kembali beroperasi dalam waktu kurang dari satu tahun setelah penetapan pengelola baru.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Bandung, Sabtu, 13 Juni 2026, mengatakan saat ini pemerintah kota sedang mempercepat proses revitalisasi kawasan Bandung Zoo dengan menyelesaikan konsep dan negosiasi perjanjian kerja sama (PKS) bersama pengelola baru.

“Targetnya kurang dari satu tahun. Tapi memang ada dua izin yang cukup lama, yaitu izin konservasi dan amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan),” katanya.

Pihaknya menargetkan penandatanganan kesepakatan dapat segera rampung sehingga tahapan revitalisasi segera dimulai.

Dia menjelaskan dalam skema kerja sama yang masih dinegosiasikan terdapat pembahasan mengenai pembagian hasil, masa tenggang (grace period), serta waktu yang diperlukan untuk mengurus berbagai perizinan.

Ia menyebut pengelola baru diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk menyelesaikan izin konservasi baru, dokumen amdal, hingga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Dalam proses revitalisasi, Farhan menekankan pentingnya mempertahankan fungsi edukasi Bandung Zoo, terutama sebagai sarana pembelajaran bagi anak-anak.

Selain itu, ia meminta pengelola baru mempertahankan tenaga kerja yang selama ini bekerja di Bandung Zoo agar keberlangsungan operasional tetap terjaga.

0 comments

    Leave a Reply