Pemerintah Targetkan Serap Beras 4 Juta Ton di Tahun 2026 | IVoox Indonesia

5 Maret 2026

Pemerintah Targetkan Serap Beras 4 Juta Ton di Tahun 2026

antarafoto-stok-beras-untuk-daerah-terdampak-bencana-sumatra-1767009316-1
Pekerja mengangkut karung berisi beras di gudang penympanan Perum Bulog Kanwil Aceh, desa Siron, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Senin (29/12/2025). Perum Bulog memastikan persediaan beras di Sumatra dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana alam dengan rincian di wilayah Bulog Provinsi Aceh saat ini stok beras mencapai sekitar 97 ribu ton, Sumatera Utara sekitar 25 ribu ton dan Sumatera Barat sekitar 9 ribu ton. ANTARA FOTO/Ampelsa

IVOOX.id – Pemerintah telah menetapkan target penyerapan setara beras bagi Perum Bulog untuk tahun 2026 yakni sebanyak empat ton. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, untuk target tahun ini telah tercapai lebih dari 3 juta ton.

"Kita target 4 juta ton (tahun 2026), seluruh Indonesia. (Nanti) di panen raya, minimal (serap) 2 juta ton. Kalau bisa, 2,5 juta ton. Ini stok kita per detik ini 3,39 juta ton. Ini tertinggi selama merdeka," kata Amran dalam siaran pers Selasa (30/12/2025).

Adapun realisasi pengadaan setara beras bersumber dari produksi dalam negeri yang telah dilaksanakan Perum Bulog di sepanjang tahun 2025 ini telah mencapai 3,435 juta ton. Capaian ini telah melampaui 114,5 persen dari target serap beras 3 juta ton. Apalagi tidak ada impor beras di tahun ini yang dilaksanakan Bulog untuk penambahan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Berdasarkan catatan Bapanas, stok beras Bulog sampai akhir tahun belum pernah mencapai lebih dari 3 juta ton dengan tidak ada pasokan dari importasi. Sementara kondisi stok beras yang ada di Bulog sampai minggu terakhir Desember masih ada 3,39 juta ton, sehingga baru di tahun ini, stok CBP menyentuh lebih dari 3 juta ton dengan mengoptimalkan produksi dalam negeri.

Tercatat di 2008 yang tak ada impor, stok akhir CBP berada di 1,1 juta ton. Lalu 2009 yang juga nihil impor, di akhir tahun menyisakan 1,6 juta ton. Sementara di 2019 sampai 2021 yang juga tidak ada impor beras, sampai akhir tahun stok CBP masing-masing di tiga tahun tersebut berada di angka 2,2 juta ton, 1,9 juta ton, dan 0,8 juta ton.

Penambahan target serapan setara beras di tahun depan juga didukung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Zulhas mengaku percaya peran Perum Bulog sangat krusial dalam penstabilan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan menjaga harga gabah di tingkat petani.

"Oleh karena itu, tadi kami putuskan Cadangan Beras Pemerintah kita dari 3 juta ton, kita naikkan jadi 4 juta ton, agar lebih mudah nanti untuk SPHP, untuk bantuan pangan, dan lain sebagainya," ujar Zulhas.

0 comments

    Leave a Reply