Pemerintah Siapkan Pabrik Motor Listrik Nasional, Bidik Penguatan Industri dan Kurangi Ketergantungan BBM | IVoox Indonesia

July 23, 2026

Pemerintah Siapkan Pabrik Motor Listrik Nasional, Bidik Penguatan Industri dan Kurangi Ketergantungan BBM

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. IVOOX.ID/Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden.

IVOOX.id – Pemerintah menegaskan komitmennya mempercepat transformasi ekosistem kendaraan berbasis energi baru dan terbarukan melalui rencana pembangunan pabrik sepeda motor listrik nasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat industri otomotif domestik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) berbasis fosil.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pembangunan fasilitas produksi motor listrik nasional diharapkan mampu memperkuat kapasitas manufaktur dalam negeri serta mendorong percepatan transisi menuju penggunaan kendaraan ramah lingkungan.

Menurutnya, pengembangan industri kendaraan listrik tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan produksi nasional, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ketahanan energi melalui pengurangan konsumsi BBM.

"Tidak sekadar mengenai kemampuan kita memproduksi mobil atau motor listrik nasional, ini kan bagian juga dari kita mengurangi ketergantungan terhadap konsumsi BBM berbasis fosil. Saya kira itu juga perlu menjadi perhatian kita bahwa sebuah prestasi itu tidak berdiri sendiri, juga tidak sekadar memberi efek atau impact di dunia otomotif, tetapi juga itu membawa pengaruh kepada konsumsi bahan bakar kita yang berbasis fosil, jadi kita bisa mengurangi ketergantungan ke BBM kita," ujar Prasetyo dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden pada Selasa (21/7/2026).

Prasetyo menilai pembangunan industri kendaraan listrik nasional memiliki manfaat yang lebih luas dibanding sekadar memperkuat sektor otomotif. Menurutnya, keberhasilan pengembangan motor listrik akan memberikan kontribusi terhadap agenda transisi energi nasional, sekaligus meningkatkan daya saing industri manufaktur Indonesia.

Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, pelaku industri, maupun masyarakat, untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik agar cita-cita membangun industri otomotif nasional yang mandiri dapat terwujud.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan peluncuran motor listrik nasional dalam waktu dekat. Rencana tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk mempercepat hilirisasi industri sekaligus mendorong pemanfaatan energi bersih di sektor transportasi.

Pengembangan kendaraan listrik juga didukung oleh pertumbuhan investasi yang terus meningkat. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sepanjang 2025 industri kendaraan listrik roda empat melibatkan 41 pabrikan dengan total investasi mencapai Rp163,75 triliun dan kapasitas produksi sebesar 2,59 juta unit per tahun.

Sementara itu, industri kendaraan listrik roda dua dan roda tiga mencatat keterlibatan 82 pabrikan dengan nilai investasi mencapai Rp30,47 triliun serta kapasitas produksi sekitar 11,2 juta unit per tahun. Pemerintah berharap penguatan industri tersebut dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik nasional sekaligus mendukung target pengurangan emisi dan pembangunan ekonomi hijau di Indonesia.

0 comments

    Leave a Reply