Pemerintah Klaim Siapkan Strategi Hadapi Kenaikan Harga Bahan Baku Plastik | IVoox Indonesia

April 9, 2026

Pemerintah Klaim Siapkan Strategi Hadapi Kenaikan Harga Bahan Baku Plastik

IMG_3087aMenteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

IVOOX.id – Pemerintah mengklaim tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk merespons kenaikan harga bahan baku plastik dan berbagai komoditas lain yang terdampak dinamika geopolitik global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah saat ini fokus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan harga komoditas dunia, sekaligus menyiapkan langkah mitigasi agar dampaknya terhadap industri dan masyarakat dapat ditekan.

Menurutnya, pemerintah menyadari bahwa gejolak global, termasuk kenaikan harga energi berpengaruh langsung terhadap sektor industri dalam negeri, salah satunya industri plastik yang bahan bakunya masih impor.

"Kami pemerintah terus menerus setiap hari, kita memonitor seluruh komoditas yang terkena dampak terhadap kenaikan-kenaikan harga di dunia," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026), dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, strategi pemerintah dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian untuk memastikan respons kebijakan berjalan cepat dan terintegrasi.

Pemerintah telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian untuk mencari solusi terhadap tekanan harga.

Langkah lain yang disiapkan pemerintah antara lain menjaga stabilitas pasokan energi dan bahan baku industri, termasuk membuka peluang sumber pasokan baru apabila diperlukan.

Prasetyo menekankan bahwa upaya-upaya yang dilakukan pemerintah tidak dapat dilakukan secara instan karena berkaitan dengan rantai pasok global dan kerja sama perdagangan internasional yang membutuhkan proses penyesuaian.

"Cara menyelesaikannya itu kan juga tidak serta-merta mudah ya. Contoh misalnya, memastikan pasokan minyak kita, itu kan meskipun mohon maaf, misalnya banyak yang punya produksi minyak, tapi belum tentu juga selama ini mungkin kita belum pernah membeli dari negara tersebut, atau dari perusahaan tersebut. Ini kan butuh waktu," kata Prasetyo menjelaskan.

Meski demikian, pemerintah memastikan terus menyusun berbagai skema kebijakan untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi sektor industri nasional dari dampak ketidakpastian geopolitik global.

0 comments

    Leave a Reply