Pemerintah Dorong UMKM Manfaatkan AI Supaya Usaha Lebih Maju dan Kompetitif | IVoox Indonesia

April 22, 2026

Pemerintah Dorong UMKM Manfaatkan AI Supaya Usaha Lebih Maju dan Kompetitif

antarafoto-wisata-umkm-pasar-pasaran-di-solo-1775892699-1
Pengunjung mengamati produk UMKM lokal di Pasar Pasaran di Taman Balekambang, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (11/4/2026). Pasar rakyat bernuansa Bali modern estetis tersebut menampilkan beragam produk lokal, kuliner dan karya seni yang digelar sebagai wadah promosi bagi para pelaku UMKM sekaligus ruang hiburan kreatif bagi anak muda dan wisatawan di Kota Solo. ANTARAFOTO/Maulana Surya

IVOOX.id – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi ekosistem kewirausahaan nasional melalui pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Upaya ini diarahkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, produktif, dan berkelanjutan, khususnya bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

“Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi teknologi AI. Kita harus menjadi pemain aktif dalam membentuk ekosistem di mana AI memperkuat usaha, memberdayakan pengusaha UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih hijau dan merata,” ujar Pelaksana tugas Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Riza Damanik, dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).

Menurut Riza, langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) yang mengusung prinsip AI for Many. Artinya, memastikan teknologi dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM di wilayah terpencil dan kurang terlayani. Kata dia, Kekomdigi menekankan dua akselerator utama dalam penerapan AI, yakni Velocity of Money dan Velocity of Data.

“Velocity of Money mengacu pada percepatan digitalisasi pembayaran yang mampu meningkatkan likuiditas usaha, sementara Velocity of Data menitikberatkan pada pemanfaatan AI untuk analisis data secara real-time guna mendukung pengambilan keputusan strategis serta memperluas akses pembiayaan,” beber Riza.

Sebagai bagian dari Program Prioritas Nasional, Kementerian UMKM telah meluncurkan sejumlah inisiatif untuk menjembatani kesenjangan teknologi. Salah satunya adalah SAPA UMKM, sebuah platform layanan terpadu yang menghubungkan pelaku usaha dengan akses pembiayaan, pendampingan, hingga peluang pasar global.

Sementara itu, program Transformasi Finansial difokuskan pada penggunaan AI dalam analisis kredit guna memperluas akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta memperkuat Sistem Informasi Kredit Program (SIKP). Disebutnya, pembangunan ekosistem digital yang tangguh membutuhkan sinergi lintas sektor.

"Kolaborasi ini penting untuk menciptakan ruang digital yang aman, produktif, dan mendukung pengembangan usaha sesuai roadmap pemerintah,” ucap Riza.

Di tingkat regional, Riza Damanik menyebut Indonesia aktif dalam Program ASEAN MOVE bersama Tsinghua Southeast Asia Center untuk memperkuat kesiapan digital UMKM dan startup di Asia Tenggara. Pihaknya juga optimistis pemanfaatan AI akan mendorong transformasi kewirausahaan nasional sekaligus mendukung hilirisasi industri berbasis teknologi 2026-2029. 

0 comments

    Leave a Reply