Pemerintah Bidik Penyaluran KUR Capai Rp 300 Triliun di 2024 | IVoox Indonesia

May 6, 2025

Pemerintah Bidik Penyaluran KUR Capai Rp 300 Triliun di 2024

realisasi-penyaluran kur hingga-desember-2023-151223-apls-1
Seorang pekerja menggongseng biji kopi saat proses produksi menjadi kopi bubuk di salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Jumat (15/12/2023). Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mencatat realisasi KUR (Kredit Usaha Rakyat) hingga awal desember sebesar 78,17 persen atau Rp232,16 triliun dari target Rp297 triliun untuk disalurkan kepada 4,15 juta debitur pada tahun 2023. ANTARA FOTO/Ampelsa

IVOOX.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2024 diproyeksikan dapat mencapai Rp300 triliun. Sehingga pada tahun depan diharapkan jumlah debitur KUR baru dapat bertambah sebanyak 1,8 juta orang.

"Penyaluran KUR tahun 2024 diproyeksikan dapat mencapai Rp300 triliun dengan plafon KUR yang telah didistribusikan kepada 43 Penyalur KUR aktif sebesar Rp280,48 triliun," kata Airlangga Hartarto dalam keteranganya dikutip pada Sabtu (30/12/2023).

Jumlah penyaluran KUR di tahun 2024 tersebut menyesuaikan kecukupan anggaran subsidi bunga/subsidi marjin KUR (SBSM) Tahun Anggaran 2024 dengan target penyelesaian seluruh carry over tagihan pada tahun 2024. 

"Terkait sisa plafon KUR 2024 yang belum didistribusikan sebesar Rp19,5 triliun, akan digunakan sebagai cadangan kebutuhan penyaluran Kredit Usaha Alsintan tahun 2024 dan cadangan peningkatan penyaluran KUR bagi penyalur KUR yang masih memiliki potensi penambahan plafon KUR pada semester II tahun 2024," jelasnya. 

Di samping itu Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM juga meminta peran aktif Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam pembentukan kebijakan serta pelaksanaan dan evaluasi program KUR. 

"Demi menjaga kualitas proses dan output program KUR agar senantiasa sejalan dengan peraturan yang berlaku dengan tetap memenuhi prinsip tata kelola yang baik," tambahnya. 

0 comments

    Leave a Reply