NASA Memiliki Misi Untuk ‘Menyentuh Matahari’

IVOOX.id – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memiliki beberapa misi baru pada tahun 2018, salah satunya adalah misi menyentuh matahari.

NASA meluncurkan Parker Solar Probe yang akan mempelajari Matahari secara lebih terperinci daripada yang pernah dilakukam sebelumnya.

Beberapa catatan penting pun telah didapatkan, bahwa Probe mampu bertahan dalam intensitas bintang, dan mulai tahun 2019 akan mulai lebih mendekat lagi ke Matahari.

Probe, yang diluncurkan pada Agustus tahun lalu, baru-baru ini menyelesaikan orbit penuh pertama Matahari pada 19 Januari 2019. Merupakan suatu prestasi bahwa pesawat ruang angkasa akan mengulangi berkali-kali selama beberapa tahun ke depan, tetapi menyelesaikan loop penuh pertama jelas merupakan pencapaian yang baik.

“Ini adalah orbit pertama yang mencerahkan dan mempesona,” kata Manajer Proyek Probe Parker Solar, Andy Driesman seperti dilansir dari Bgr.com.

“Kami telah belajar banyak tentang bagaimana wahana antariksa beroperasi dan bereaksi terhadap lingkungan matahari, dan saya bangga mengatakan bahwa proyeksi tim sangat akurat.” Tambah Andy.

Probe mengumpulkan sejumlah besar data selama perjalanan pertamanya di sekitar Matahari, dan melakukan banyak pekerjaan tanpa kontak radio dengan penangannya di Bumi.

Saat mengorbit Matahari, Probe secara teratur akan kehilangan kontak dengan Bumi dan kemudian menyambung kembali ketika muncul dari belakang bintang sekali lagi.

Sejauh ini, penyelidikan telah mengirim kembali lebih dari 17 data ilmiah dan masih mengalirkan kembali lebih banyak data pengamatan.

Probe diperkirakan akan bekerja selama hampir tujuh tahun, menghasilkan total 24 orbit dan semakin dekat ke Matahari dengan setiap lintasan.

Ia bertugas mengamati berbagai fungsi bintang, termasuk generasi angin matahari dan aliran energi dari Matahari ke ruang angkasa, memajukan pemahaman kita tentang cuaca matahari.