MER-C Kirim Relawan ke Gaza Perkuat Layanan Medis | IVoox Indonesia

April 25, 2026

MER-C Kirim Relawan ke Gaza Perkuat Layanan Medis

Kerusakan parah dialami Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara
Arsip foto - Kerusakan parah dialami Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara setelah gencatan senjata antara Hamas dan Israel mulai diberlakukan (10/10/2025). (ANTARA/HO-MER-C/am.)

IVOOX.id – MER-C Indonesia memperkuat layanan medis di Jalur Gaza, Palestina dengan mengirim Emergency Medical Team (EMT) ke-13 yang terdiri dari relawan logistik dan dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi.

Relawan Nanang Khoirino dan dr. Juli Hartati, Sp.KFR diberangkatkan ke Jalur Gaza, Palestina, pada Senin, 20 April 2026.

Nanang mengatakan dirinya akan bertugas di Mesir untuk mendukung pengadaan dan distribusi bantuan kemanusiaan alat kesehatan dan perlengkapan medis lainnya guna menunjang operasional Klinik Giving Without Borders di Kota Khan Younis, Gaza Selatan.

"Pengadaan alat kesehatan ini sangat penting untuk menunjang layanan kesehatan, terutama di Khan Younis, mengingat fasilitas MER-C Indonesia menghadapi lonjakan permintaan dengan lebih dari 1.000 pasien per hari sehingga membutuhkan dukungan tambahan untuk memperkuat layanan," katanya dalam siaran pers MER-C Indonesia di Jakarta, Jumat (24/4/2026), dikutip dari Antara.

Sementara itu, dr. Juli rencananya akan bertugas di fasilitas kesehatan Gaza yang memiliki layanan rehabilitasi medik untuk menangani pasien nyeri, pasien pasca amputasi dan penyandang disabilitas, atau anak-anak berkebutuhan khusus.

Dr. Juli merupakan dokter rehabilitasi medis pertama yang dikirim MER-C ke Jalur Gaza. Selama bertugas, ia juga akan melakukan asesmen awal untuk mengidentifikasi kebutuhan layanan rehabilitasi medik di wilayah tersebut.

"Karena ini merupakan pengiriman pertama dokter rehabilitasi, tahap awal saya akan melakukan asesmen terkait kebutuhan layanan rehabilitasi medik di Gaza," kata Juli, dikutip dari Antara.

Ia menilai bahwa proses pengiriman bantuan kemanusiaan di tengah blokade yang diberlakukan Israel tidaklah mudah sekaligus menjadi tantangan besar.

"Karena itu, kami memohon dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar misi kemanusiaan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat terbaik bagi saudara-saudara kita di Gaza," ucapnya.

0 comments

    Leave a Reply