Menteri KKP Pingsan Saat Upacara Penghormatan Korban Kecelakaan Pesawat ATR | IVoox Indonesia

April 5, 2026

Menteri KKP Pingsan Saat Upacara Penghormatan Korban Kecelakaan Pesawat ATR

antarafoto-menteri-kkp-pingsan-1769322185-1
Sejumlah peserta upacara membopong Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang pingsan saat memimpin upacara penghormatan dan pelepasan tiga jenazah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Politeknik AUP Jakarta, Minggu (25/1/2026). Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengalami pingsan saat akan melakukan serah terima jenazah dari pihak keluarga ke negara. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

IVOOX.id – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono tak sadarkan diri dalam upacara penghormatan dan pelepasan Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan Capt. Andy Dahananto yang merupakan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono jatuh tak sadarkan diri dalam prosesi penyerahan jenazah korban kecelakaan pesawat dari keluarga untuk negara di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan Pasar Minggu, Jakarta, Minggu, 25 Januari 2026. 

"Dengan ini saya atas nama keluarga menyerahkan jenazah Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan alm. Capt. Andy Dahananto kepada negara Republik Indonesia untuk dimakamkan secara kedinasan Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujar Muhamad Hidayat, kakak dari Alm. Ferry, ketika menyerahkan jenazah korban ATR sebelum Menteri KKP tak sadarkan diri, dikutip dari Antara.

Setelahnya, suara berdebam terdengar menggema di dalam auditorium, disusul oleh keriuhan peserta upacara.

Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan lantas mengambil posisi untuk menggantikan Menteri Trenggono sebagai inspektur upacara.

Seusai upacara, Didit menyampaikan bahwa Trenggono sudah sadar.

“Sudah sadar, tidak apa-apa. Dia kecapekan,” ujar Didit.

Upacara yang digelar di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan Pasar Minggu, Jakarta, merupakan penghormatan dan pelepasan Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan Capt. Andy Dahananto yang gugur saat bertugas dalam musibah jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Prajurit TNI yang tergabung dalam Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan menemukan enam korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1).

Berdasarkan siaran pers resmi TNI yang diterima di Jakarta, Jumat, dijelaskan bahwa penemuan korban merupakan hasil pencarian tim SAR gabungan sejak Sabtu, 17 Januari 2026.

KKP Beri Kenaikan Pangkat Anumerta untuk Korban Kecelakaan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberi kenaikan pangkat anumerta (setelah kematian) untuk aparatur sipil negara (ASN) yang wafat dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500.

“Kita semua menjadi saksi bahwa semua almarhum dalam keadaan yang sangat mulia menjadi patriot bangsa yang gugur dalam menjalankan tugas kedinasan, tugas negara, dalam melaksanakan misi pengawasan sumber daya kelautan,” ujar Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan Pasar Minggu, Jakarta, Minggu (25/1/2026), dikutip dari Antara.

Ferry Irawan dan Yoga Naufal gugur saat menjalankan misi pengawasan sumber daya perikanan, bersama satu pegawai lainnya atas nama Deden Maulana yang sudah lebih dulu dimakamkan pada 22 Januari lalu.

Pesawat ATR jenis 42-500 dengan nomor lambung PK THT yang mereka tumpangi jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan pada Sabtu, 17 Januari 2026. Selain tiga pegawai KKP, tujuh kru pesawat milik Indonesia Air Transport juga gugur dalam peristiwa tersebut.

KKP memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada tiga pegawainya, serta seluruh kru pesawat. KKP mengucapkan terima kasih atas dedikasi selama bekerja, khususnya dalam pengawasan sumber daya kelautan perikanan di seluruh perairan Nusantara.

Ferry Irawan telah 18 tahun bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di KKP. Sedangkan Yoga Naufal merupakan tenaga profesional yang terlibat dalam kegiatan operasional pendukung sektor penerbangan dan dokumentasi udara Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP).

Sementara Deden merupakan pegawai bidang pengelola barang milik daerah di KKP yang turut menjadi penumpang pesawat ATR milik Indonesia Air Transport (IAT) tersebut.

“Kami naikkan (pangkatnya) karena mereka melaksanakan tugas operasi, untuk pelaksanaan kegiatan surveillance (pemantauan),” ujar Didit.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam upacara yang digelar di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan Pasar Minggu, Jakarta, Minggu, 25 Januari 2026.

Upacara tersebut merupakan penghormatan dan pelepasan Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan Capt. Andy Dahananto yang gugur saat bertugas dalam musibah jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

0 comments

    Leave a Reply