Menteri HAM Perintahkan Jajaran Turun Langsung Antisipasi Dampak El Niño | IVoox Indonesia

August 12, 2026

Menteri HAM Perintahkan Jajaran Turun Langsung Antisipasi Dampak El Niño

MenteriHAM Natalius Pigai
MenteriHAM Natalius Pigai dalam konferensi pers di Kantor Keenterian HAM pada Senin (29/6/2026). IVOOX.ID/Fahrurrazi Assyar

IVOOX.id – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memerintahkan seluruh jajaran Kementerian HAM Republik Indonesia (KemenHAM RI) di berbagai daerah untuk aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam merespons dampak fenomena El Niño yang melanda sejumlah wilayah Indonesia.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai dampak sosial akibat kondisi cuaca ekstrem dapat diantisipasi dan ditangani secara terpadu. Jajaran KemenHAM di daerah diminta tidak hanya melakukan pemantauan administratif, tetapi turut terlibat dalam melihat kondisi masyarakat secara langsung.

“Terkait kondisi dampak El Niño yang kian meluas, saya memerintahkan seluruh jajaran KemenHAM RI di seluruh Indonesia untuk bahu-membahu bersama pemerintah setempat ikut aktif dalam langkah-langkah pengendalian,” ujar Natalius Pigai dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Menteri HAM meminta jajarannya di wilayah memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak, memantau perkembangan kondisi di lapangan, serta memastikan langkah antisipasi dan pengendalian dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

Koordinasi tersebut juga diarahkan untuk memetakan potensi dampak sosial yang muncul akibat kondisi kering berkepanjangan. Sejumlah risiko yang menjadi perhatian antara lain kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, krisis air, serta potensi gagal panen yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat.

Perintah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam menghadapi kondisi cuaca yang semakin kering dan meningkatnya risiko karhutla di sejumlah wilayah. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus melakukan pemantauan titik api serta meningkatkan penanganan di lapangan.

Sejumlah dukungan juga disiapkan untuk memperkuat pengendalian kebakaran, termasuk operasi modifikasi cuaca (OMC), water bombing, serta pengerahan helikopter dan pesawat sesuai kondisi di wilayah terdampak.

Natalius menekankan pentingnya jajaran KemenHAM turun langsung ke tengah masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk mengetahui dampak yang benar-benar dirasakan warga sekaligus memastikan kelompok rentan memperoleh perhatian.

Pemantauan lapangan juga dinilai penting untuk mengidentifikasi sejak dini potensi persoalan sosial maupun dampak terhadap pemenuhan hak masyarakat. Temuan tersebut selanjutnya dapat dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait agar segera ditangani.

“Seluruh jajaran KemenHAM RI di seluruh wilayah di Indonesia agar aktif turun ke tengah-tengah masyarakat, pantau kondisi, lakukan langkah antisipasi dan pengendalian bersama pihak terkait,” kata Natalius.

Ia menegaskan, sinergi lintas sektor dibutuhkan agar penanganan dampak El Niño tidak hanya berorientasi pada pengendalian bencana. Pemerintah juga harus memastikan perlindungan serta pemenuhan hak masyarakat tetap berjalan, terutama bagi warga yang terdampak langsung kondisi cuaca ekstrem.

0 comments

    Leave a Reply