Menteri HAM Desak BGN Evaluasi Makan Bergizi Gratis

IVOOX.id – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan negara harus hadir memastikan hak anak atas kesehatan, keamanan pangan, dan perlindungan tetap terpenuhi di sela kunjungan kerjanya di RSIA IBI Surabaya pada Rabu, 13 Mei 2025. Di rumah sakit tersebut ia melihat langsung kondisi peserta didik yang menjadi korban dugaan keracunan massal dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Program MBG ini pada dasarnya memiliki tujuan mulia untuk pemenuhan gizi anak-anak kita. Namun, jika terjadi kesalahan dalam proses pengelolaan makanan, khususnya di dapur, maka hal tersebut harus dievaluasi total dan ditindaklanjuti secara serius,” kata Pigai dalam keterangan resmi yang diterima Ivoox.id Rabu (13/5/2026).
Ia mengatakan, insiden dugaan keracunan makanan di Surabaya tersebut diduga terjadi akibat kelalaian dalam pengelolaan dapur SPPG. Ia meminta bahwa insiden dugaan keracunan masal tersebut harus menjadi evaluasi serius, terutama terkait pengelolaan makanan dalam program tersebut.
“Karena niat Bapak Presiden (Prabowo Subianto) bikin program MBG itu supaya anak Indonesia kenyang, sehat, dan pintar. Kalau sudah kenyang, pasti sehat. Kalau sudah sehat, pasti pintar,” katanya.
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan yang dilakukan Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Timur, dugaan keracunan massal berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bubutan Tembok Dukuh. Sebanyak 131 peserta didik sempat dirujuk ke RSIA IBI Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis. Dari jumlah tersebut, sebanyak 124 pasien telah diperbolehkan pulang, sementara tujuh siswa lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Setibanya di rumah sakit, Menteri HAM langsung menuju ruang perawatan untuk melihat kondisi tujuh siswa yang masih menjalani rawat inap. Dalam kunjungan itu, ia didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Timur, Toar R. E. Mangaribi, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta jajaran manajemen medis rumah sakit.
Berdasarkan laporan tenaga medis, seluruh pasien yang masih dirawat berada dalam kondisi stabil dan terus menunjukkan perkembangan positif. Saat menyapa para siswa di ruang perawatan, Pigai memberikan semangat agar mereka segera pulih dan kembali menjalani aktivitas belajar di sekolah.
“Harus sembuh ya, sebentar lagi sembuh. Kalau sudah sembuh nanti harus kembali ke sekolah ya. Harus sekolah biar bisa raih semua cita-cita, nanti kalau sekolah bisa jadi menteri seperti saya,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Pigai menegaskan Program MBG pada dasarnya merupakan kebijakan strategis pemerintah yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak, menekan angka stunting, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.


0 comments