Menlu Sugiono Beri Penghormatan Terakhir pada Ali Khamenei

IVOOX.id – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di tempat peristirahatan terakhirnya di Mashhad, Iran, Jumat, 10 Juli 2026.
“Indonesia akan mengenang Yang Mulia (Ali Khamenei) sebagai ulama Islam yang dihormati dan tokoh penting dalam persahabatan abadi antara Indonesia dan Iran,” kata Sugiono dalam akun resmi Menlu RI di X, Sabtu (11/9/2026), dikutip dari Antara.
Ia juga mengatakan persahabatan abadi Indonesia dan Iran akan terus dibangun atas dasar saling menghormati dan saling mendukung di saat-saat berkabung.
Sementara itu, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani di akun Instagramnya mengatakan delegasi RI yang menghadiri upacara pemakaman tersebut disambut oleh Penjaga Utama Makam Suci Imam Reza, Ayatollah Ahmad Marvi.
Menurut dia, makam Khamenei berdekatan dengan makam Imam Reza yang merupakan salah satu imam ke-8 bagi keyakinan umat Islam Syiah Iran.
Ia menuturkan, masyarakat Iran menganggap Kompleks Makam Suci Imam Reza di Mashhad sebagai salah satu tempat suci yang sering dikunjungi peziarah dari berbagai negara.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengatakan kunjungan Menlu RI dan Ketua MPR RI ke Iran untuk memberikan penghormatan kepada mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta menguatkan hubungan bilateral.
"Kunjungan tersebut adalah untuk memenuhi undangan dari Pemerintah Iran dalam rangka penghormatan terhadap Ayatollah Ali Khamenei, mendiang pemimpin tertinggi Iran,” kata juru bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang, Kamis (9/7/2026), dikutip dari Antara.
Yvonne menuturkan delegasi RI juga akan bertemu Menlu Iran Abbas Araghchi dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf.
Pertemuan bilateral antara Sugiono dan Araghchi untuk semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Iran, memperdalam kerja sama di berbagai bidang prioritas, serta mempercepat koordinasi kedua negara dalam menghadapi berbagai tantangan regional dan global, kata Yvonne.
Sementara itu, pertemuan antara Muzani dan Ghalibaf bertujuan memperkuat kemitraan antarparlemen serta kerja sama antara masyarakat kedua negara.
Yvonne mengatakan bahwa perwakilan dari organisasi Muslim Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah juga ikut serta dalam rombongan delegasi RI yang akan berkunjung ke Iran pekan ini.
“Dalam kunjungan tersebut, akan turut serta perwakilan dari PBNU dan juga Muhammadiyah, bersama-sama dengan Menlu RI dan Ketua MPR RI,” katanya.
Dia memastikan bahwa perwakilan organisasi Muslim yang akan ikut serta tersebut adalah para ketua umum, yang dalam hal ini Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.
Yvonne menyampaikan bahwa delegasi Indonesia ke Iran tersebut merupakan perwakilan bangsa Indonesia yang diutus Presiden Prabowo Subianto untuk mengunjungi Iran, sebagai negara sahabat bagi Indonesia.
“Ini adalah perwakilan bangsa Indonesia yang mengunjungi negara sahabat,” ucapnya.


0 comments