December 6, 2019

Mau Video Youtube Anda Populer, Begini Caranya

IVOOX.id, Jakarta - Banyak orang ingin masuk dan menjadi populer di saluran YouTube. Sebuah penelitian dari Pew Research Center mendalami beberapa saluran YouTube paling populer dan menemukan beberapa hal menarik.

Penelitian tersebut mengungkap bahwa ada kata kunci spesifik yang dapat membuat video Anda di YouTube bisa banyak dilihat dan menjadi populer. Video YouTube dengan kata kunci tersebut seperti "Fortnite" atau "Prank" dalam judul, akan menerima lebih dari lima kali lipat lebih banyak penayangan. Hasil ini diperoleh dari rata-rata video yang tidak memakai kata tersebut di judul videonya.

Dilansir dari Mashable, video yang menyebutkann permainan video Fortnite khususnya, ditemukan memiliki peningkatan penayangan terbesar jika dibandingkan dengan yang lain. Faktanya, 15 persen dari semua video game yang diunggah dari saluran YouTube populer dalam penelitian ini memiliki kata "Fortnite" dalam judulnya.

Selain itu, judul video populer lainnya termasuk seri video game seperti Fifa, Roblox dan PUBG. Video game dengan kata-kata "saat" dan "lucu" di judul mereka juga tampil lebih baik daripada rata-rata.

Studi ini menemukan bahwa secara umum, konten yang terkait permainan video, video yang diitujukkan untuk anak-anak dan video yang menampilkan anak-anak di bawah 13 tahun, mengumpulkan rata-rata lebih banyak ditontoton daripada jenis video lainnya di YouTube.

Tak hanya itu, judul dengan kata kunci seperti ASMR, tantangan, pahlawan super, dan kotak juga mengalami peningkatan jumlah penayangan. Tantangan atau video unboxing di YouTube identik dan kata kunci tersebut bekerja baik.

Sedangkan untuk video kecantikan kata kunci "makeup" dalam judul mereka akan menerima lebih banyak penayangan daripada video lain dalam kategori tersebut.

Konten YouTube Politik populer dengan kata kunci "Trump" atau "Presiden". Penelitian ini menggunakan lebih dari 43 ribu saluran YouTube untuk mengakumulasikan saluran YouTube untuk dianalisis.

0 comments

    Leave a Reply