Maraknya Profit Taking Ditengarai Mendorong Penurunan IHSG Hari Ini

IVOOX.id, Jakarta – Maraknya profit taking (aksi ambil untung) seiring memanfaatkan kenaikan sebelumnya ditengarai bakal mendorong berlanjutnya penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini.
“Penurunan kemarin sebesar 1,57% menyusul penurunan sehari sebelumnya sebesar 0,3% mengakibatkan IHSG bergerak di bawah kisaran 6.652-6.665,” ujar Reza Priyambada, analis PT Binaartha Parama Sekuritas, di Jakarta, Rabu (31/01/2018).
Reza memprediksi IHSG di sepanjang perdagangan hari ini akan berada di titik support pada kisaran 6.535-6.558 dengan titik resistensinya di rentang 6.587-6.600. Pergerakan IHSG yang menjauhi titik support tersebut disebabkan oleh aksi ambil untuk yang diprediksi bakal mendominasi perdagangan hari ini.
“Sentimen negatif yang berasal dari pasar global diperkirakan dapat menekan pergerakan IHSG. Kendati demikian, aksi jual diharapkan dapat mereda sehingga penurunan IHSG tidak terlalu dalam. Karena itu, profit taking harus diwaspadai karena itu akan mendorong berlanjutnya penurunan indeks,” papar Reza.
Ditengah adanya potensi penurunan lanjutan IHSG hari ini, Reza merekomendasikan para pelaku pasar untuk terus memantau saham-saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dan saham PT United Tractors Tbk (UNTR). [abr]

0 comments