LPDP Umumkan Pembukaan Program Beasiswa Tahap II 2026 | IVoox Indonesia

July 6, 2026

LPDP Umumkan Pembukaan Program Beasiswa Tahap II 2026

Mahasiswa berdiskusi soal mata kuliah
Ilustrasi - Mahasiswa berdiskusi soal mata kuliah di area kampus. ANTARA/HO-Matana University/am.

IVOOX.id – Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 dengan menyediakan sedikitnya 10 program beasiswa.

Kepala Sub Divisi Komunikasi LPDP, Risqi Sita Novanti mengatakan pendaftaran beasiswa tahap kedua telah dibuka sejak 30 Juni dan ditujukan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan melalui berbagai skema pendanaan yang disediakan pemerintah.

"Saat ini LPDP sedang membuka beasiswa LPDP untuk tahap kedua. Kita membuka setidaknya ada 10 program beasiswa," kata Risqi dalam diskusi di Jakarta Kreatif Festival di Jakarta, Minggu (5/7/2026), dikutip dari Antara.

Risqi menyampaikan, program yang dibuka mencakup berbagai kebutuhan penerima beasiswa, mulai dari Beasiswa STEM Industri Strategis yang menjadi program unggulan LPDP, Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Art for People, Religious Studies, Education), hingga program kerja sama khusus.

Selain itu, pemerintah juga membuka Beasiswa Akselerasi, Double Degree dan Joint Degree, Beasiswa Kerja Sama Khusus LPDP untuk kader ulama dan ulama perempuan, penghargaan prestasi keolahragaan, Talenta Riset dan Inovasi Nasional, jalur Doctor by Research, Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis, Fellowship Dokter Spesialis, hingga beasiswa khusus kementerian.

Ia mengatakan, ragam skema tersebut disiapkan agar masyarakat dari berbagai latar belakang dapat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan sesuai kebutuhan pembangunan nasional.

Untuk proses seleksi, LPDP tetap menerapkan tiga tahapan, yakni seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, dan seleksi substansi.

"Nah kalau dari jadwal ini kita masih tetap ya tahap seleksinya ada tiga. Yang pertama adalah seleksi administrasi, seleksi bakat dan skolastik, dan juga nanti seleksi substansi," ujarnya.

Ia mengajak masyarakat yang berminat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk segera mempersiapkan persyaratan dan mengikuti informasi resmi LPDP mengenai mekanisme pendaftaran.

Risqi menambahkan pemerintah terus menyempurnakan penyelenggaraan beasiswa agar semakin banyak talenta Indonesia yang dapat mengakses pendidikan berkualitas, baik di dalam maupun luar negeri.

"Ini kabar baik yang kami dorong agar Bapak-Ibu nanti untuk mengajak putra putrinya," katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama LPDP Yon Arsal memaparkan Beasiswa LPDP Tahap II menyediakan dua program utama yaitu Beasiswa STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics).

"LPDP juga membuka kembali program Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan, program kerja sama khusus seperti Beasiswa Keolahragaan, dan Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research," kata Yon dalam taklimat media di Jakarta, Senin (29/6/2026), dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan beasiswa bidang STEM Industri Strategis mencakup sektor pangan, energi, pertahanan, digitalisasi termasuk kecerdasan artifisial (AI) dan semikonduktor, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur dan material maju, serta kewirausahaan dan industri kreatif.

LPDP juga mendukung pendanaan untuk bidang STEM-related yang terdiri atas bisnis dan ekonomi serta hukum dan kebijakan publik yang mendukung bidang industri strategis.

Yon Arsal menggarisbawahi bidang SHARE tetap menjadi bagian penting dalam memperkuat aspek sosial, kebijakan publik, ekonomi, budaya, pendidikan, hingga keagamaan yang menopang pembangunan nasional.

Ia mengungkapkan sedikitnya 80 persen alokasi beasiswa difokuskan pada bidang STEM dan bidang-bidang terkait industri strategis, sementara maksimal 20 persen dialokasikan bagi bidang SHARE sebagai bagian dari pembangunan manusia yang utuh dan berkelanjutan.

"Kita peningkatan STEM bergerak terus pada 2025 itu 66 sampai 69 persen, 2026 di 74 persen. Kita akan coba sampai minimal 80 persen ke STEM dan STEM-related," ujarnya.

Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso memaparkan bahwa terdapat banyak perubahan ketentuan yang bersifat menguntungkan bagi para pendaftar.

Secara garis besar, terdapat keringanan syarat berupa hasil tes bahasa asing dan surat resmi penerimaan (LoA) yang secara rinci dapat dilihat di laman web resmi lpdp.kemenkeu.go.id

"Beasiswa LPDP terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi syarat. Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 dapat dilakukan melalui laman resmi LPDP sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan," katanya.

LPDP saat ini mengelola akumulasi Dana Abadi Bidang Pendidikan sebesar Rp180,81 triliun per 31 Mei 2026. Dana tersebut menjadi fondasi keberlanjutan investasi pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

Sejak mulai beroperasi pada 2013 hingga Mei 2026, LPDP telah menghasilkan 58.749 penerima Beasiswa LPDP, terdiri atas program magister, doktor, dokter spesialis, dan non-gelar.

Dari jumlah tersebut, 34.334 orang telah menjadi alumnus, sedangkan 18.728 orang masih menjalani studi di berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

0 comments

    Leave a Reply