Arema FC Lawan Malut United 1-1 | IVoox Indonesia

April 7, 2026

Arema FC Lawan Malut United 1-1

Pesepak bola Arema FC
Pesepak bola Arema FC (dua kanan) melakukan selebrasi usai timnya berhasil mencetak gol di gawang Malut United yang dijaga penjaga gawang Angga Saputra (kanan) dan pesepak bola Wbeymar Angulo (dua kiri) serta Nilson Barbosa Nascimento (kiri) dalam pertandingan BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Jumat (3/4/2026). Malut United menahan imbang Arema FC dengan skor 1-1. ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO

IVOOX.id – Arema FC imbang 1-1 melawan Malut United dalam pertandingan Super League di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten, Malang, Jawa Timur, Jumat, 3 April 2026.

Mengutip Antara, tim tamu Malut United sanggup memegang kendali permainan, melalui skema umpan satu dua dan pergerakan tanpa bola pada pertandingan babak pertama.

Tim tamu juga melakukan pressing ketat begitu para pemain Arema FC mendapatkan kesempatan memegang bola.

Praktis tuan rumah Arema FC hanya mengandalkan serangan melalui serangan balik melalui kedua sisi sayap yang bertumpu pada kecepatan Gabriel Silva dan Salim Tuharea.

Hingga pertengahan babak pertama, baik Arema FC maupun Malut United masih belum berhasil mencetak gol sehingga skor sama kuat 0-0.

Julian Guevara membawa Arema FC unggul 1-0 setelah memanfaatkan tendang sudut yang dilepaskan oleh Gustavo Franca pada menit ke-26.

Malut United menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti David da Silva pada menit ke-41.

Pada babak kedua, Arema FC dan Malut United tampil berhati-hati, laga pun berjalan dalam tempo lambat.

Pada menit ke-60 tempo pertandingan berubah cepat, kedua tim silih berganti melancarkan serangan melalui sisi sayap.

Meski demikian, upaya tersebut belum berbuah hasil lantaran tak diimbangi akurasi umpan ke lini serang.

Pada menit ke-70 penjaga gawang pengganti milik Arema FC Lucas Frigeri membuat penyelamatan krusial setelah menggagalkan tendangan dari luar kota penalti yang dilepaskan oleh Yance Sayuri.

Gustavo Franca nyaris mencetak gol bagi Arema FC pada menit ke-81, tapi tendangan mendatarnya masih ditepis kiper Malut United Angga Saputro.

Pelatih Arema FC Marcos Santos mengatakan, timnya menerapkan low block atau menumpuk pemain di area pertahanan sendiri karena beberapa pemain kunci mereka absen.

"Kami meminta tim untuk menahan dahulu," kata Marcos seusai pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Malang, dikutip dari Antara.

Pada pertandingan itu, para pemain asing yang menjadi andalan Arema FC yakni Dalberto Luan, Pablo Oliveira dan Matheus Balde tidak dapat bermain lantaran menjalani sanksi akibat kartu merah.

Kemudian, Betinho Filho dan Joel Vinicius juga menunaikan sanksi akibat akumulasi kartu kuning, sementara Walisson Maia cedera.

Oleh karena itu, Marcos menyebut taktik bertahan dalam menjadi strategi yang terus dilatih anak-anak asuhnya pada sesi latihan.

Apalagi, Malut United bermain dengan skuad terbaik, termasuk trisula lini depan David da Silva, Ciro Alves, dan Tyronne del Pino.

Meski secara skema Arema FC bermain bertahan, namun dia menyampaikan di dalam lapangan taktik tersebut dikombinasikan dengan transisi cepat untuk membangun serangan.

Secara keseluruhan, Marcos mengakui bahwa pertandingan menghadapi Malut United begitu sulit untuk dilalui.

Meski hanya mendulang satu poin, Marcos tetap optimistis skuad pimpinannya mampu memenuhi ekspektasi dan target manajemen untuk bertengger di papan atas saat akhir kompetisi.

Delapan pertandingan tersisa coba dimaksimalkan oleh Alfarizie dan kawan-kawan guna merengkuh hasil maksimal, khususnya ketika bertandang ke Persib Bandung serta melakoni laga sengit "Derbi Jatim" melawan Persebaya Surabaya di kandang.

Dia meminta kepada seluruh Aremania dan Aremanita tak berhenti memberikan suntikan semangat kepada pemain Arema.

"Kami akan berjuang mencari banyak poin. Saya menginginkan suporter datang memenuhi stadion," tutur Marcos.

0 comments

    Leave a Reply