Kylian Mbappe Puncaki Raihan Sementara Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia 2026

IVOOX.id – Penyerang timnas Prancis Kylian Mbappe untuk sementara menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia setelah mencetak dua gol dalam kekalahan 4-6 dari Inggris pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026, di Stadion Miami, Amerika Serikat pada Minggu, 19 Juli 2026.
Meski begitu, Mbappe masih belum bisa menutup kekecewaannya setelah gagal melaju ke final karena dikalahkan Spanyol 0-2 di laga semifinal.
"Saya lebih memilih tidak menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah bila itu berarti bisa bermain di final besok. Ini bagus untuk warisan karier saya, tetapi saat ini itu bukan hal pertama yang ada di pikiran saya," kata Mbappe setelah pertandingan dalam Fabrizio Romano, dikutip dari Antara.
Dua gol tersebut membuat koleksi gol Mbappe pada putaran final Piala Dunia menjadi 22 gol. Penyerang Real Madrid itu melewati rekor Lionel Messi yang telah mengoleksi 21 gol.
Namun, catatan Mbappe masih bisa disalip Messi yang dijadwalkan tampil membela Argentina pada final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol, Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 dini hari WIB.
Mbappe menorehkan 22 gol hanya dalam 22 penampilan di Piala Dunia. Ia mencetak empat gol pada edisi 2018 saat Prancis menjadi juara, delapan gol pada Piala Dunia 2022 ketika Les Bleus menjadi runner-up setelah dikalahkan Argentina, dan menambah 10 gol pada edisi 2026.
Tambahan 10 gol di Piala Dunia 2026 juga membuat Mbappe memimpin daftar sementara peraih Sepatu Emas (Golden Boot). Ia unggul dua gol atas Messi yang masih memiliki satu pertandingan tersisa di final.
Meski sukses mengukir rekor individu, Mbappe mengaku fokus utamanya tetap membantu Prancis meraih kemenangan, bukan mengejar catatan pribadi.
"Saya yakin Messi akan mencetak gol besok. Saya hanya berusaha membantu tim saya menang. Ketika Anda mencetak banyak gol di Piala Dunia, itu menempatkan Anda dalam kategori tertentu," ujar Mbappe.
Sedih Tak Bisa Beri Kemenangan untuk Perpisahan Deschamps
Di kesempatan berbeda, pemain bintang tim nasional Prancis Kylian Mbappe sedih tak bisa memberikan kemenangan sebagai kado perpisahan untuk pelatih Didier Deschamps, yang sudah membersamai perjalanan Les Bleus selama 14 tahun.
Hal ini dikatakan Mbappe setelah Prancis kalah 4-6 dari tim nasional Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Amerika Serikat, Minggu, 19 Juli 2026.
"Pada akhirnya kami tetap kalah, dan itu sangat disayangkan untuk pelatih Didier Deschamps. Kami ingin memberikan sesuatu untuknya. Babak pertama memang memberi kesan bahwa kami mengecewakannya, padahal sama sekali bukan itu yang kami inginkan," kata Mbappe dalam laman resmi FIFA, Minggu (19/7/2026), dikutip dari Antara.
Kekalahan ini tak lepas dari penampilan buruk Prancis di babak pertama setelah tertinggal empat gol tanpa balas. Menurut Mbappe, di 45 menit pertama itu, penampilan timnya memalukan dan seolah memberikan kesan tak menghormati mengenakan jersi negara Prancis.
Di titik itu, ia mengungkapkan seluruh pemain saat waktu turun minum benar-benar terpukul. Mbappe pun mengatakan di babak kedua "kami kembali menjadi pemain-pemain kelas dunia", dengan dia mencetak dua gol dan satu assist, meski pada akhirnya tetap kalah 4-6.
"Kami benar-benar terpukul, dan lawan membangunkan kami dengan keras. Pada babak kedua, kami kembali menjadi pemain-pemain kelas dunia, menjadi mesin dengan mentalitas kuat," kata striker Real Madrid itu.
Tambahan dua gol itu membuat Mbappe mengemas 10 gol di Piala Dunia 2026, membawanya menjadi top skor sementara mengungguli Lionel Messi dari Argentina yang baru melesatkan delapan gol.
Jumlah golnya ini juga membawanya memuncaki daftar top skor sepanjang masa Piala Dunia dengan jumlah 22 gol, melewati Messi yang mencatatkan 21 gol. Mbappe melakukannya ini hanya dalam tiga edisi.
Selain itu, rekor gol yang diciptakan Mbappe membawanya menyamai rekor Gerd Muller di tempat ketiga sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.
Dalam daftar ini, ia terpaut satu gol dari pemain Hungaria Sandor Kocsis yang mencetak 11 gol di Piala Dunia 1954 dan tiga gol dari legenda sepak bola negaranya Just Fontaine yang mencatatkan 13 gol di Piala Dunia 1958.


0 comments