Kunjungan PM Modi, Indonesia dan India Sepakat Suarakan Global South di Forum Dunia | IVoox Indonesia

July 8, 2026

Kunjungan PM Modi, Indonesia dan India Sepakat Suarakan Global South di Forum Dunia

Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto (dua kanan) dan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi (dua kiri) menyaksikan penandatanganan dan pengumuman total 16 dokumen kerja sama Indonesia-India dalam rangkaian kunjungan kenegaraan PM Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

IVOOX.id – Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia dan India sepakat memperkuat suara negara-negara Global South di forum internasional sembari mendukung penyelesaian berbagai konflik melalui dialog, diplomasi, dan hukum internasional.

Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026, mengatakan kesepakatan tersebut disampaikan dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India Narendra Modi yang juga membahas berbagai isu regional dan global.

"Perdana Menteri Modi dan saya juga bertukar pandangan mengenai berbagai isu regional dan global. Kami terus mendukung berbagai upaya untuk memajukan perdamaian dan stabilitas dunia, serta memastikan suara-suara dari Global South didengar," kata Prabowo, dikutip dari Antara.

Terkait kawasan Indo-Pasifik, kedua negara berkomitmen mewujudkan kawasan yang bebas, terbuka, transparan, damai, dan berlandaskan hukum internasional, dengan tetap menjunjung tinggi sentralitas ASEAN.

Mengenai situasi di Timur Tengah, Prabowo mengatakan Indonesia dan India sepakat mendukung penyelesaian konflik melalui dialog, diplomasi, dan hukum internasional.

"Kedua negara juga terus mendukung dialog, diplomasi, dan hukum internasional sebagai jalan penyelesaian konflik secara damai di kawasan Timur Tengah," ujarnya.

Menurut Prabowo, komitmen tersebut mencerminkan tekad kedua negara untuk terus memajukan perdamaian dunia melalui mekanisme diplomasi multilateral yang adil dan inklusif.

Prabowo menyatakan kerja sama antara Indonesia dan India sebagai dua negara demokrasi terbesar akan membawa kebaikan bagi kawasan global.

"Kita adalah dua demokrasi terbesar di dunia. India kini telah menjadi negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. Sementara Indonesia berada di peringkat keempat. Karena itu, kerja sama antara kita berdua pasti akan membawa kebaikan bagi kawasan," kata Prabowo.

Prabowo mengharapkan kemitraan strategis ini dapat diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang memberikan keuntungan timbal balik bagi rakyat di kedua belah pihak.

Presiden juga mengajak pemerintah India untuk terus melangkah bersama dalam membangun pondasi kemitraan yang semakin kokoh ke depan.

"Marilah kita terus melangkah bersama membangun kemitraan yang semakin kokoh demi masa depan yang lebih sejahtera bagi rakyat Indonesia dan India," kata Prabowo.

Prabowo juga menyebut kunjungan PM Modi ke Jakarta sebagai tonggak bersejarah yang menegaskan komitmen Indonesia dan India untuk semakin memperkuat hubungan bilateral melalui kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan.

Prabowo turut mengapresiasi kehadiran PM Modi di Indonesia yang menurutnya menjadi kehormatan sekaligus mencerminkan eratnya hubungan persahabatan yang telah terjalin lama antara kedua negara.

Prabowo mengatakan pertemuan bilateral antara Indonesia dan India berlangsung intensif dan kedua negara berkomitmen untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis.

Menurutnya, pertemuan tersebut sangat produktif dengan fokus pada penguatan kemitraan kedua negara di masa depan serta pembahasan berbagai isu strategis yang menjadi kepentingan bersama.

"Perdana Menteri Modi dan saya telah melakukan pertemuan yang intensif dan sangat produktif yang orientasinya ke depan mengenai sejumlah isu strategis yang menjadi kepentingan bersama kedua negara," kata Prabowo.

Di bidang politik, kedua pemimpin sepakat memperkuat kemitraan melalui peningkatan intensitas pertukaran kunjungan tingkat tinggi, koordinasi yang lebih erat dalam mekanisme konsultasi bilateral serta penguatan kerja sama antarlembaga, termasuk lembaga pemikir (think tank) dan kelompok persahabatan parlemen yang baru dibentuk.

Selain itu, Indonesia dan India kembali menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama dalam penanggulangan terorisme sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan keamanan kawasan.

Pada sektor keamanan, Presiden Prabowo menyampaikan kedua negara juga sepakat meningkatkan kerja sama melalui penyelenggaraan Dialog Keamanan Indonesia-India (India-Indonesia Security Dialogue) yang ketiga.

Menurut Prabowo, seiring meningkatnya tantangan keamanan lintas negara, Indonesia dan India berkomitmen memperdalam kerja sama dalam pengembangan kapasitas di bidang teknologi baru, penanggulangan kejahatan lintas negara serta pengembangan infrastruktur digital.

"Kami berkomitmen untuk memperdalam kerjasama pengembangan kapasitas di bidang teknologi baru, penanggulangan kejahatan lintas negara, serta pengembangan infrastruktur digital," ujar Prabowo.

Kesepakatan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan strategis Indonesia dan India serta memperkuat kolaborasi kedua negara dalam menghadapi berbagai tantangan global di masa mendatang.

Prabowo Berikan PM Modi Tanda Kehormatan Bintang Adipurna

Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan tertinggi dari Indonesia, yaitu Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi atas perannya dalam mempererat hubungan kedua negara.

"Hari ini, saya selaku Presiden Republik Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Yang Mulia Perdana Menteri Narendra Modi karena bersedia menerima anugerah tanda kehormatan tertinggi dari Negara Republik Indonesia, yaitu Bintang Republik Indonesia Adipurna," kata Prabowo dalam momen pernyataan bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026), dikutip dari Antara.

Prabowo menyampaikan bahwa pemberian Bintang Adipurna kepada PM India Modi dilakukan sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinan dan kontribusinya dalam mempererat hubungan Indonesia-India hingga mencapai tingkat kemitraan strategis komprehensif serta terus berupaya meningkatkan hubungan kerja sama.

Tidak hanya itu, pemberian tanda kehormatan itu juga dilakukan karena dukungan PMI Modi terhadap berbagai program dan proyek yang membantu pembangunan Indonesia.

Pemberian penghargaan itu cukup spesial, mengingat tanda kehormatan yang serupa juga pernah diberikan kepada PM pertama India Jawaharlal Nehru atas perannya dalam memperkuat hubungan Indonesia-India dan perannya sebagai pelopor Gerakan Non-Blok (GNB).

"Kunjungan Perdana Menteri Modi kali ini menjadi tonggak bersejarah. Kunjungan ini merupakan cermin komitmen kedua negara untuk terus memajukan kemitraan strategis komprehensif melalui kerjasama yang konkret dan saling menguntungkan," kata Prabowo.

Terkait penghargaan itu, Modi mengapresiasi atas anugerah tanda kehormatan tertinggi tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo, pemerintah, dan masyarakat Indonesia.

"Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk jutaan rakyat India, sebagai cerminan perasaan persahabatan rakyat Indonesia serta simbol hubungan historis dan erat antara India dan Indonesia," kata Modi, dikutip dari Antara.

Dia juga menyoroti dalam beberapa tahun terakhir hubungan kedua negara telah mencapai kondisi yang sangat kuat, dengan kemitraan strategis komprehensif yang dibangun sejak 2018 memasuki fase baru.

Modi sendiri dijadwalkan berada di Indonesia selama dua hari. Dalam kunjungan kerjanya, Modi juga dijadwalkan mengunjungi Candi Prambanan dan menandatangani sejumlah nota kesepahaman.

Terkait kunjungan di Candi Prambanan, merupakan bagian dari kerja sama Indonesia dan India dalam upaya pemugaran atau restorasi candi tersebut.

Dalam kunjungan kenegaraan tersebut, Prabowo dan Modi terlebih dahulu menggelar pertemuan empat mata, kemudian melanjutkan dengan pertemuan bilateral, jamuan kenegaraan, dan penyampaian pernyataan bersama.

PM Modi dijadwalkan berada di Indonesia pada 6–8 Juli 2026. Selain agenda kenegaraan di Jakarta, ia juga dijadwalkan mengunjungi Candi Prambanan di Daerah Istimewa Yogyakarta serta menyaksikan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman.

0 comments

    Leave a Reply