Korlantas Prediksi 146 Juta Orang Mudik Lebaran 2026, Google dan Jasa Marga Siapkan Dukungan Informasi | IVoox Indonesia

February 18, 2026

Korlantas Prediksi 146 Juta Orang Mudik Lebaran 2026, Google dan Jasa Marga Siapkan Dukungan Informasi

Strategic Partner Development Manager, Geo Google Indonesia, Ricard Darsono
Strategic Partner Development Manager, Geo Google Indonesia, Ricard Darsono bersama AKBP Renaldi Oktavian dan Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (12/2/2026). IVOOX.ID/Fahrurrazi Assyar

IVOOX.id – Korlantas Polri memprediksi jumlah pemudik Lebaran 2026 tak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, yakni sekitar 146 juta orang. Perkiraan tersebut masih dimatangkan bersama Kementerian Perhubungan yang tengah menghitung ulang potensi pergerakan masyarakat tahun ini.

“Ya kalau pergerakan manusia kan berdasarkan survei itu kurang lebih 146 juta untuk tahun yang lalu, nah pertimbangan kemarin sedang dimatangkan kembali oleh dari pihak Kemenhub, itu juga pergerakannya sedang dihitung, tetapi tidak jauh dari situ," kata Kasubbag Dalops Bag Ops Korlantas Polri AKBP Renaldi Oktavian di kantor Google Indonesia, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Renaldi menambahkan, rekayasa lalu lintas akan disiapkan bersama PT Jasa Marga (Persero) Tbk guna mengantisipasi lonjakan kendaraan. Meski belum merinci total kendaraan, ia memastikan pergerakan tahun ini diperkirakan tetap tinggi.

“Akan tetapi memang tahun ini dibanding dengan tahun kemarin jumlahnya juga hampir sama, pergerakannya cukup tinggi karena masyarakat juga banyak pilihan, karena libur yang diberikan pemerintah untuk melaksanakan kegiatan ini juga cukup panjang,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Strategic Partner Development Manager Google Indonesia, Richard Darsono, menyarankan pemudik mengunduh peta luring melalui Google Maps agar navigasi tetap berjalan di wilayah dengan sinyal terbatas. Layanan ini juga menyediakan fitur rekomendasi rute tol dan jadwal transportasi umum. “Itu nantinya harapannya akan tersedia informasinya untuk para pemudik bisa direferensikan di aplikasi Google Maps,” ujarnya.

Sementara itu, Corporate Communication & Community Development Head Jasa Marga Lisye Octaviana mengingatkan masyarakat menghindari perjalanan di jalan tol pada pukul 07.00–10.00 pagi karena rawan kepadatan. "Ini khusus untuk di jalan tol ya, ini bisa merencanakan rute perjalanan dan waktunya juga ya supaya menghindari bersamaan menumpuk di satu waktu," ujarnya.

Lisye menambahkan, pemudik dapat memanfaatkan aplikasi Travoy yang terintegrasi dengan Google Maps untuk memantau tarif tol, durasi perjalanan, hingga kondisi lalu lintas melalui 3.500 CCTV secara real time.

“Itu nanti akan terlihat jumlah tarif tolnya berapa, lewat gerbang tol mana, bahkan sampai durasinya, itu juga nanti akan sangat membantu, bahkan juga ada fitur CCTV yang cukup sangat favorit untuk bisa dilihat melalui aplikasi Travoy karena secara real time masyarakat bisa melihat kondisi ruas tol tersebut dengan melihat sendiri kondisinya seperti apa,” kata Lisye.

0 comments

    Leave a Reply