Komdigi Gandeng Yandex Gelar Pelatihan Machine Learning Gratis | IVoox Indonesia

July 1, 2026

Komdigi Gandeng Yandex Gelar Pelatihan Machine Learning Gratis

poster Yandex
Ilustrasi poster Yandex. (ANTARA/HO)

IVOOX.id – Digital Talent Scholarship (DTS) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Yandex membuka program pelatihan dan kompetisi machine learning secara daring dan gratis guna meningkatkan kompetensi talenta digital Indonesia di bidang kecerdasan artifisial (AI).

Program bertajuk Linear Models in Machine Learning: Fundamentals, Applications, and Competition dibuka untuk pendaftaran pada 29 Juni hingga 19 Juli 2026 dan dapat diikuti masyarakat umum, khususnya mahasiswa dari bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Chief Executive Officer Yandex Search Alexander Popovskiy mengatakan program tersebut dirancang agar masyarakat dari berbagai latar belakang dapat mempelajari AI dan machine learning melalui pembelajaran yang aplikatif.

"Program ini kami rancang untuk siapa saja yang ingin terus belajar, tanpa melihat usia atau latar belakang profesinya. Tahun ini, kami membuka kesempatan bagi semua orang yang ingin belajar AI dan Machine Learning untuk ikut bergabung," ujar Alexander dalam keterangannya, Selasa (30/6/2026), dikutip dari Antara.

Ia mengatakan peserta tidak hanya mempelajari konsep dasar machine learning, tetapi juga memperoleh pengalaman membangun model berbasis Python dan Scikit-learn melalui latihan praktik, studi kasus, serta penyelesaian tantangan menggunakan data.

Program tersebut mencakup materi mengenai dasar-dasar machine learning, teknik data preprocessing, pengembangan model linear regression, evaluasi dan validasi model, hingga penerapan AI untuk menjawab kebutuhan bisnis.

Pelatihan disusun melalui kolaborasi Yandex dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BPSDM Komdigi) dengan metode pembelajaran bertahap yang terdiri atas pembelajaran mandiri (self-paced learning), sesi bersama mentor, hands-on lab, penugasan, evaluasi, hingga kompetisi.

Batch pertama akan berlangsung mulai 20 Juli hingga 23 Agustus 2026 dengan empat modul pembelajaran yang didampingi mentor dari perusahaan lokal yang bergerak di bidang machine learning.

Peserta yang menyelesaikan seluruh modul dan lulus asesmen akhir akan memperoleh kesempatan mengikuti kompetisi hackathon secara daring pada 4–6 September 2026 untuk mengembangkan solusi berbasis machine learning dalam studi kasus yang telah disiapkan penyelenggara.

Setelah batch pertama selesai, program akan berlanjut melalui batch pembelajaran mandiri yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026 dengan tahapan pembelajaran yang serupa.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital Bonifasius Pudjianto mengatakan Indonesia membutuhkan lebih banyak talenta di bidang kecerdasan artifisial, machine learning, dan data science untuk mendukung berbagai sektor strategis.

"Indonesia membutuhkan lebih banyak talenta Artificial Intelligence, Machine Learning dan Data Science di berbagai sektor, mulai dari transportasi, pertanian, kesehatan hingga sektor prioritas lainnya," ujar Bonifasius, dikutip dari Antara.

Ia menilai pelatihan tersebut dapat menjadi fondasi bagi peserta untuk mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus menghasilkan solusi berbasis AI yang memberikan dampak di berbagai sektor.

Pada penyelenggaraan tahun 2025, program serupa diikuti oleh 1.295 peserta dan menghasilkan tiga pemenang kompetisi hackathon serta puluhan peserta yang memperoleh penghargaan atas capaian pembelajaran mereka.

Pendaftaran program pelatihan dibuka hingga 19 Juli 2026 melalui laman resmi Digital Talent Scholarship Komdigi.

0 comments

    Leave a Reply