Kisah Anita Bukti Peluang Penghasilan Konten Kreator Terbuka Lebar | IVoox Indonesia

5 Maret 2026

Kisah Anita Bukti Peluang Penghasilan Konten Kreator Terbuka Lebar

Afilliator lazada  Anita Ratnasari
Afilliator lazada Anita Ratnasari. IVOOX.ID/doc LAZADA

IVOOX.id – Memasuki tahun 2026, creator economy kian menunjukkan perannya sebagai sumber penghasilan baru yang fleksibel dan inklusif. Salah satu model yang dinilai paling menjanjikan adalah afiliasi eCommerce, seiring meningkatnya peran konten kreator dan social commerce dalam mendorong ekonomi digital nasional. Laporan Google, Temasek, dan Bain 2025 mencatat ekosistem kreator menjadi motor penting pertumbuhan ekonomi digital, sementara riset Populix 2024 menunjukkan sebanyak 59 persen konsumen Indonesia pernah berbelanja melalui tautan afiliasi.

Potensi ini tercermin dari kisah sukses Anita Ratnasari. Lulusan manajemen tersebut berhasil meraih komisi Rp100 juta pertamanya hanya dalam empat bulan sejak bergabung dengan Lazada Affiliate. Konsistensi dan pendekatan konten yang autentik mengantarkannya meraih penghargaan Mitra Lazada Affiliate Terbaik kategori Kecantikan 2024.

“Awalnya saya hanya ingin menyalurkan hobi dan mencari penghasilan tambahan untuk membantu orang tua. Namun Lazada Affiliate menyediakan infrastruktur dan peluang yang sangat mendukung. Kuncinya adalah konsistensi dan membangun kepercayaan dengan audiens,” ujar Anita.

Dalam perjalanannya, Anita membangun audiens loyal melalui kanal Telegram dan grup WhatsApp yang kini beranggotakan ratusan ribu orang. Ia aktif berburu promo, terutama saat flash sale, serta membagikan tautan produk secara intensif untuk menciptakan dorongan belanja. Strategi copywriting bernuansa urgensi juga menjadi kunci. “Saya sering pakai caption andalan seperti, ‘CEPETT, harga aslinya 80 ribu!’,” ujarnya.

Kepercayaan audiens dijaga dengan bukti nyata, termasuk menunjukkan riwayat pembelian pribadi. “Kalau ada barang promo yang belum habis, biasanya saya checkout dulu, lalu saya bagikan bukti pembelian ke anggota,” katanya. Selain itu, ia rutin membagikan tips belanja agar audiens memperoleh manfaat maksimal. “Dengan memberikan tips seperti ini, anggota merasa mendapat keuntungan lebih dari sekadar harga promo,” kata Anita.

Sebagai salah satu pionir eCommerce di Indonesia, Lazada memperkuat kontribusinya melalui program Lazada Affiliate. Perusahaan ini secara konsisten mendorong partisipasi masyarakat dalam ekonomi digital dengan investasi tahunan senilai 100 juta dolar AS untuk memberdayakan ekosistem afiliator, mulai dari content creator, ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga profesional.

Head of Business Growth & Operations Lazada Indonesia, Amelia Tediarjo, menegaskan komitmen tersebut diarahkan untuk menciptakan peluang penghasilan yang berkelanjutan. “Lazada berkomitmen dalam mengembangkan ekosistem afiliasi, diantaranya dengan upaya pengembangan struktur komisi yang lebih kompetitif, pemberian insentif berbasis performa, serta peluncuran fitur-fitur pemberdayaan yang dapat mempermudah mitra affiliate dalam memaksimalkan potensi mereka,” ujarnya.

Lazada menilai kisah tersebut sebagai bukti konkret potensi creator economy. “Kami bangga melihat bagaimana mitra seperti Anita mampu berkembang bersama Lazada Affiliate. Ini menjadi bukti bahwa ekosistem ekonomi digital yang inklusif dapat menciptakan peluang nyata dan berdampak,” ujar Amelia. Ia menambahkan, memasuki 2026 Lazada akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra dan brand agar semakin banyak individu di Indonesia mampu mewujudkan aspirasi finansial mereka melalui ekonomi digital.

0 comments

    Leave a Reply