Keris Woomera Perkuat Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Australia
Keris Woomera Perkuat Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Australia
IVOOX.id - Latihan TNI dan Australian Defence Force (ADF) berlangsung di bawah cuaca terik dengan suhu berkisar 32–36 derajat Celsius di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur. Sebanyak 1.235 personel TNI, 939 personel ADF serta 2 personel sebagai observer dari Jepang mengikuti Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 selama enam hari sebagai upaya meningkatkan kemampuan tempur dan memperkuat kemitraan pertahanan kedua negara.
Latihan dimulai dengan Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama ADF melaksanakan operasi amfibi untuk merebut dan menguasai kawasan pantai. Prajurit bergerak menggunakan perahu karet dari kapal perang Australia HMAS Choules L100 dan KRI Sultan Iskandar Muda-367 menuju pantai pendaratan.
Operasi tersebut melibatkan pasukan khusus TNI, yakni Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) Marinir dan Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) TNI AL, serta Maritime Tactical Operations (MTO) ADF. Mereka melaksanakan skenario perebutan dua sasaran dengan mengandalkan ketepatan pergerakan, kemampuan taktis, dan koordinasi antarpasukan.
Latihan mencapai puncaknya melalui Combined Joint Live Fire Exercise (CJLFX), yakni latihan penembakan terintegrasi menggunakan berbagai jenis senjata dengan amunisi tajam. TNI mengerahkan meriam Howitzer 105 milimeter, sistem peluncur roket MLRS Vampire, mortir 81 milimeter, dan senapan penembak runduk.
Sementara itu, ADF melibatkan sistem peluncur roket M142 HIMARS, meriam Howitzer M777A2 kaliber 155 milimeter, peluncur granat otomatis, serta rudal antitank ATGM Javelin.
Dentuman tembakan dan kepulan asap menggambarkan pengerahan daya gempur kedua militer sekaligus menguji koordinasi dalam menjalankan prosedur operasi gabungan.
Berbeda dengan latihan tahun sebelumnya yang melibatkan TNI AL dan ADF, Keris Woomera 2026 memperluas keterlibatan dengan mengintegrasikan tiga matra TNI, yakni laut, darat, dan udara. Perluasan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan interoperabilitas dan menyelaraskan kemampuan berbagai unsur militer.
Lebih dari sekadar menguji kemampuan tempur, latihan bersama ini memperkuat hubungan profesional prajurit Indonesia dan Australia. Melalui peningkatan kemampuan operasi gabungan, Keris Woomera 2026 menjadi wujud penguatan kemitraan strategis, dukungan terhadap diplomasi pertahanan, serta komitmen kedua negara dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
Foto dan teks: Budi Candra Setya
Editor: Puspa Perwitasari


0 comments