Kemensos Gunakan Pesawat Kirim Obat-obatan hingga Dapur Umum ke Aceh, Sumut, Sumbar | IVoox Indonesia

10 Maret 2026

Kemensos Gunakan Pesawat Kirim Obat-obatan hingga Dapur Umum ke Aceh, Sumut, Sumbar

bantuan logistik dari bagasi pesawat di Bandara Silangit, Tapanuli Utara
Ilustrasi. Petugas menyusun sejumlah bantuan logistik dari bagasi pesawat di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (28/11/2025). ANTARA/HO-BNPB/aa.

IVOOX.id – Kementerian Sosial mengerahkan pengiriman bantuan darurat menggunakan pesawat udara untuk mempercepat penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa penggunaan jalur udara dipilih agar bantuan obat-obatan, logistik dasar, dan perlengkapan dapur umum dapat tiba dalam waktu lebih cepat dari Jakarta ke wilayah yang akses daratnya masih terputus di tiga provinsi itu.

"Pengiriman melalui pesawat memungkinkan bantuan tiba dalam hitungan jam sehingga dapat segera dimobilisasi ke titik pengungsian," kata dia di Bandung, Jawa Barat, Jumat (28/11/2025), dikutip dari Antara.

Menurutnya seluruh proses penanganan tanggap darurat termasuk pendistribusian bantuan dilakukan secara terpadu bersama BNPB, TNI, Polri, dan pemerintah daerah sebagaimana arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

“Yang memimpin tentu adalah Kepala BNPB beserta TNI, Polri, Basarnas, dan pemerintah daerah. Semua sedang bekerja keras, termasuk salah satunya adalah Kementerian Sosial,” kata dia menambahkan.

Kementerian Sosial memastikan berbagai jenis bantuan, mulai dari tenda pengungsian, makanan siap saji, matras, family kit, pakaian balita dan dewasa, hygiene kit, obat-obatan, hingga perlengkapan dapur umum itu sudah tiba di masing-masing daerah tujuan sore tadi.

Bantuan tanggap darurat yang dikirimkan itu senilai Rp3 miliar untuk Provinsi Aceh, lebih dari Rp6 miliar untuk Provinsi Sumatera Utara, serta lebih dari Rp600 juta untuk Provinsi Sumatera Barat.

Dia menegaskan bahwa bantuan tersebut masih akan bertambah seiring pendataan dan distribusi lanjutan di lapangan.

Kemensos juga mengaktifkan lebih dari 700 lumbung sosial di daerah rawan bencana yang berfungsi sebagai gudang logistik terdekat untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan awal warga sebelum bantuan besar tiba.

“Lumbung-lumbung sosial itu berfungsi sebagai gudang logistik terdekat, sehingga semua bisa kita respons lebih cepat,” cetusnya.

Ia juga memastikan layanan dapur umum yang mereka siagakan saat ini sudah menjangkau belasan ribu warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Barat.

“Layanan dapur umum itu telah menjangkau 14.441 jiwa,” ujarnya.

Kementerian Sosial melaporkan sampai dengan Jumat sore tadi layanan dimanfaatkan sebanyak 7.265 jiwa di Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman.

Selanjutnya ada sebanyak 5.876 jiwa di Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, 900 jiwa di Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, dan 400 jiwa di Kota Padang.

Dia memastikan akan terus memantau kondisi tanggap darurat di lapangan dan siap menambah kapasitas layanan dapur umum apabila jumlah pengungsi meningkat atau kondisi cuaca kembali memburuk.

Termasuk juga mempertebal layanan dapur umum di Aceh, dan Sumatera Utara yang saat ini juga sudah berlangsung namun jumlah dan sebarannya belum bisa dilaporkan secara rinci oleh tim pilar-pilar sosial Kementerian Sosial di daerah.

Untuk itu, ia menyebut bakal meninjau langsung daerah terdampak dan memastikan layanan sosial selama masa tanggap darurat berjalan kondusif dan tidak ada warga korban terdampak yang terlupakan.

"Tim Tagana dan relawan sedang berjibaku di lapangan dengan skala prioritas memastikan kebutuhan dasar dipenuhi," cetusnya.

0 comments

    Leave a Reply