Kebakaran Landa Blok Bantengan di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Tiga Jalur Akses Wisata Ditutup | IVoox Indonesia

August 7, 2026

Kebakaran Landa Blok Bantengan di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Tiga Jalur Akses Wisata Ditutup

Kobaran api masih terlihat di Blok Bantengan TNBTS
Kobaran api masih terlihat di Blok Bantengan yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Selasa (4/8/2026). ANTARA/HO-Tangkapan layar video Balai Besar TNBTS

IVOOX.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyatakan tim gabungan masih terus berjibaku melakukan upaya penanganan peristiwa kebakaran di Blok Bantengan yang masuk ke dalam kawasan taman nasional tersebut, Selasa, 4 Agustus 2026.

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Bambang Suriyono di Kota Malang, Jawa Timur mengatakan kobaran api di wilayah tersebut masih muncul dan merembet ke area Watu Gede.

"Sampai ke Watu Gede, masih belum padam," kata Bambang, dikutip dari Antara.

Upaya penanganan kejadian kebakaran melibatkan banyak pihak, mulai dari Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST) masyarakat dari Desa Ngadas, Kabupaten Malang, masyarakat Desa Ranu Pani, Kabupaten Lumajang, hingga TNI.

Mengacu keterangan Balai Besar TNBTS, peristiwa kebakaran hutan di Blok Bantengan terjadi pada Senin, 3 Agustus 2026, sekitar pukul 17.00 WIB.

Dia menyampaikan siang tadi penanganan kebakaran menghadapi beberapa kendala di lapangan. Selain karena medan yang berupa tebing, faktor hembusan angin juga mempengaruhi pemadaman di lapangan.

Oleh karena itu, seluruh usaha pemadaman dilakukan dengan memprioritaskan keamanan dan keselamatan para petugas di lapangan.

"Kalau peralatan sudah ada, bantuan dari BPBD Kabupaten Probolinggo dan BPBD Kabupaten Malang," ucap dia.

Balai Besar TNBTS masih belum bisa menyimpulkan dugaan penyebab kebakaran di Blok Bantengan yang masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

"Masih diselidiki," ucapnya.

Pihaknya berharap masyarakat terus memberikan dukungan terhadap usaha petugas menangani kejadian kebakaran ini agar peristiwa tersebut bisa secepatnya teratasi keseluruhan.

Dampak kebakaran pun mengharuskan Balai Besar TNBTS menutup tiga jalur akses wisata ke Gunung Bromo, yakni dari wilayah Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang serta Senduro, Kabupaten Lumajang.

Penutupan tiga akses tersebut dilakukan per hari ini pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Meski demikian, wisatawan tetap bisa mengakses kawasan Gunung Bromo melalui wilayah Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan.

0 comments

    Leave a Reply