KDM Berikan Kompensasi Rp50 Ribu per Hari untuk Penyapu Koin di Jalur Pantura | IVoox Indonesia

19 Maret 2026

KDM Berikan Kompensasi Rp50 Ribu per Hari untuk Penyapu Koin di Jalur Pantura

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi (tengah) saat memberikan keterangan di Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026). ANTARA/Fathnur Rohman.

IVOOX.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan kompensasi Rp50.000 per hari kepada setiap pencari koin di sekitar Jembatan Sewo, perbatasan Indramayu-Subang. Kompensasi diberikan agar mereka tidak melakukan kebiasaanya mengumpulkan koin selama Idulfitri. 

Menurut KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, hal tersebut diambil agar arus mudik maupun balik Idulfitri tidak tersendat oleh aktivitas para pencari koin. Selain itu, untuk menjaga keselamatan para pengendara di jalur tersebut.

"Sore ini saya kasih uang lebaran, tidak boleh cari koin di jalur Indramayu-Subang," kata KDM dalam siaran pers yang diterima ivoox.id, Rabu (18/3/2026).

KDM meminta para pencari koin untuk berkoordinasi dengan kepada desa agar bisa mendapat uang kompensasi. Pihak RT dan RW akan terlebih dulu mendata para penyapu koin yang berhak menerima kompensasi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jabar Ade Afriandi mengatakan, para pencari koin akan mendapat kompensasi selama 12 hari, yakni enam hari sebelum dan enam hari setelah Idulfitri.

“Selama tidak beraktifitas, ada kompensasi dari Pemprov sebesar Rp50.000 per orang per hari, dikali 12 hari,” ujarnya.

Berdasarkan pendataan DPMD Jabar pada Selasa (17/3/2026), terdapat 104 pencari koin di Desa Sukra, Kecamatan Sukra, Indramayu. Semetara di Desa Karanganyar, Kecamatan Pusaka Jaya, Subang ada 55 orang.

Namun, muncul para pencari koin musiman yang berasal dari dua desa tersebut serta datang dari desa lain. Oleh karena itu, akan dilakukan pendataan kembali.

Para pencari koin musiman kerap bermunculan meskipun telah ditertibkan oleh aparat keamanan. Faktor ekonomi mendorong mereka untuk mencari uang di jalan. Selain itu, tradisi yang sudah berlangsung sejak lama menjadi alasan mereka turun ke jalan.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengimbau penghentian sementara aktivitas masyarakat yang mencari koin atau “sapu koin” di kawasan Jembatan Sewo, Jalur Pantai Utara (Pantura) Indramayu, Jawa Barat, selama periode arus mudik Lebaran.

Menurut dia, aktivitas tersebut berpotensi membahayakan keselamatan warga karena dilakukan di tengah meningkatnya volume kendaraan yang melintas saat musim mudik.

“Kami berharap sebenarnya kegiatan tersebut tidak berlanjut, karena itu juga membahayakan mereka,” kata Dudy di Cirebon, Sabtu (14/3/2026), dikutip dari Antara.

Ia mengatakan pada periode tersebut jumlah kendaraan di jalur Pantura meningkat signifikan, sehingga aktivitas warga di sekitar badan jalan dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Ia menjelaskan selain menghambat perjalanan pemudik, aktivitas tersebut juga berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Yang paling penting kami khawatirkan adalah dari sisi keselamatan saudara-saudara kita yang ada di Kali Sewo tersebut,” ujarnya.

Dudy menambahkan kegiatan tersebut sebaiknya tidak diaktifkan, apabila dipandang berpotensi menimbulkan risiko selama arus mudik berlangsung.

Ia juga meminta pemerintah daerah dan aparat setempat melakukan langkah antisipasi, agar aktivitas tersebut tidak terjadi di tengah lonjakan kendaraan.

0 comments

    Leave a Reply