Kapolri Baru Mutasi 88 Pamen dan Pati, Ada Kabareskrim dan Kabaharkam

IVOOX.id – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melantik Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) hingga Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam), setelah dua hari dirinya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Karopenmas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu menyampaikan secara total pada Sabtu, 3 Oktober 2026, ada sebanyak 27 perwira tinggi yang dilantik Kapolri di Mabes Polri. Selain Kabareskrim dan Kabaharkam, sejumlah pejabat utama (PJU) Mabes Polri juga dilantik.
"Ini merupakan rangkaian dari surat telegram nomor 2205, ini sebanyak 88 personel. Dan saat ini yang diserahterimakan tadi adalah merupakan PJU dan para Kapolda jajaran," kata Trunoyudo kepada wartawan usai acara pelantikan tersebut, dikutip dari Antara.
Adapun Kabareskrim yang dilantik yakni Irjen Pol. Asep Safrudin dan Irjen Pol. Hery Herjawan ditugaskan sebagai Kabaharkam Polri. Selain mereka, dia juga menyampaikan Kabaintelkam, Kalemdiklat, hingga Kadivpropam turut dilantik.
Untuk Kabaintelkam yang dilantik yakni Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti, kemudian Irjen Pol. Rudi Darmoko sebagai Kalemdiklat Polri, Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap ditugaskan sebagai Kadivpropam Polri.
"Untuk dua jabatan yang dilakukan pelantikan adalah Astamarena Kapolri, ya, dan juga Korspripim. Seluruhnya ada 27 jabatan," kata dia.
Dia menjelaskan pelantikan dalam rotasi atau mutasi jabatan ini merupakan dinamika organisasi. Kapolri, kata dia, berkomitmen untuk menjalankan programnya yang bertajuk "Polisi Bersama Masyarakat".
"Tujuannya adalah selain daripada internal sebagai suatu proses rotasi, mutasi untuk penyegaran, juga untuk regenerasi," katanya.
Menurut dia, percepatan itu dilakukan guna menjawab dinamika yang dibutuhkan masyarakat. Selain sebagai proses rotasi, menurut dia, pergantian pejabat itu merupakan penyegaran dan regenerasi bagi organisasi.
"Percepatan-percepatan dalam dinamika ini sangat dibutuhkan dalam beradaptasi untuk dinamika organisasi," kata Trunoyudo.
Dia pun menyampaikan bahwa Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto telah memberikan arahan kepada para pejabat yang baru dilantik bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijaga dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Selain itu, kata dia, Kapolri juga meminta seluruh pejabat baru untuk segera beradaptasi dengan tugas, melanjutkan program, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat.
"Kapolri berkomitmen kepada seluruh masyarakat dalam menghadapi dinamika dan tuntutan masyarakat dengan tagline beliau adalah 'Polri Bersama Masyarakat'," kata dia.
Sebelumnya, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026 dan mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan.


0 comments