Jateng Tingkatkan Penggunaan Energi Terbarukan | IVoox Indonesia

February 4, 2026

Jateng Tingkatkan Penggunaan Energi Terbarukan

yasin maeimoen

IVOOX.id, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan penggunaan energi baru dan terbarukan, termasuk mengembangkan pembangkit listrik berbasis energi alternatif di perdesaan.

"Kami berupaya meningkatkan pemanfaatan energi alternatif melalui potensi energi biogas, biomassa, dan gas rawa. Mengembangkan listrik pedesaan melalui pembangkit berbasis energi alternatif, mengembangkan, dan menyelenggarakan lomba desa mandiri energi serta hemat energi air," kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di Semarang, Jumat (2/11).

Pejabat yang akrab disapa Gus Yasin itu menjelaskan bahwa pada 2017 bauran energi baru dan terbarukan di Jawa Tengah sebesar 9,56 persen.

Pemerintah provinsi, ia melanjutkan, akan meningkatkannya menjadi 10,31 persen pada 2018; 21,32 persen pada 2025; dan 28,82 persen pada 2050.

Upaya pemerintah provinsi meningkatkan penggunaan energi baru dan terbarukan serta rasio elektrifikasi, menurut dia, antara lain meliputi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) "Solar Home System" untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga, khususnya di daerah terpencil yang sulit dijangkau layanan PLN.

Sejak 2013 sampai 2017 sudah ada 488 unit PLTS "Solar Home System" dengan kapasitas terpasang 24,4 Kwp di Jawa Tengah. Selain itu ada 87 unit PLTS "Solar Home System" yang sedang dibangun di Kabupaten Jepara, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Semarang pada 2018. "Energi baru dan terbarukan juga kami kembangkan melalui pembangunan demplot biogas," kata Gus Yasin, seperti dilansir Antara.

Menurut dia sepanjang 2013-2017 Jawa Tengah sudah membangun 75 unit demplot biogas dan pada 2018 sepuluh unit lagi dibangun di Kabupaten Semarang, Boyolali, Karanganyar, Wonogiri dan Klaten.

Ia menambahkan bahwa di samping itu pada 2017 telah dibangun demplot gas rawa di Desa Rajek, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, yang dimanfaatkan oleh 22 keluarga.

0 comments

    Leave a Reply