Jamaah Haji Diminta Patuhi Aturan Penerbangan saat Kepulangan

IVOOX.id – Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Ichsan Marsha mengatakan hingga saat ini sebanyak 59 kelompok terbang (kloter) dengan 23.129 orang haji dan 236 petugas haji telah diberangkatkan dari Arab Saudi menuju Indonesia. Dengan demikian total peserta dan petugas haji yang telah diberangkatkan mencapai 23.365 orang.
Dari jumlah tersebut sebanyak 56 kloter dengan 21.948 pesertadan 224 petugas haji telah tiba di Indonesia atau total 22.172 orang. Sementara itu kepulangan jamaah haji khusus juga terus berlangsung. Hingga hari ini sebanyak 7.702 peserta dan 368 petugas haji khusus telah kembali ke Indonesia, sehingga total kepulangan peserta dan petugas haji khusus mencapai 8.070 orang.
“Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh proses kepulangan jamaah haji reguler maupun haji khusus terus dikawal secara intensif agar berjalan tertib, aman, nyaman, dan lancar,” ujar Ichsan di Madinah, Arab Saudi, Sabtu (6/6/2026), dikutip dari Antara.
Memasuki fase kepulangan, Kemenhaj mengingatkan jamaah agar mempersiapkan barang bawaan sesuai ketentuan penerbangan dan menjaga dokumen perjalanan dengan baik. Paspor, kartu identitas, obat-obatan pribadi, serta dokumen penting lainnya harus disimpan di tempat yang aman dan mudah dijangkau.
“Paspor merupakan dokumen perjalanan yang sangat penting. Jangan sampai hilang. Apabila terjadi kehilangan, segera laporkan kepada ketua kloter dan petugas haji agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur,” kata Ichsan.
Kemenhaj juga mengingatkan bahwa setiap haji hanya diperbolehkan membawa tas paspor, satu koper kabin dengan berat maksimal 7 kilogram, dan satu koper bagasi dengan berat maksimal 32 kilogram.
Untuk memperlancar proses pemulangan, maskapai telah melakukan penimbangan bagasi di hotel tempat jamaah menginap pada H-2 keberangkatan. Setelah ditimbang dan diserahkan kepada petugas, koper bagasi akan menjalani proses pemeriksaan (screening) sebelum disimpan di gudang maskapai hingga waktu pemberangkatan.
“Kami mengimbau jamaah untuk tidak menambahkan barang apapun ke dalam koper yang telah ditimbang dan diserahkan kepada petugas,” ujar Ichsan.
Kemenhaj kembali menegaskan bahwa air zamzam tidak diperbolehkan dimasukkan ke dalam koper bagasi maupun koper kabin dalam bentuk apapun.
“Keberadaan air zamzam di dalam koper dapat menghambat proses pemeriksaan, menyebabkan pembongkaran koper, keterlambatan distribusi bagasi, bahkan mengganggu kelancaran kepulangan jamaah lainnya,” kata Ichsan.
Ia menambahkan jamaah tidak perlu membawa air zamzam secara mandiri karena setiap peserta haji Indonesia akan menerima satu galon air zamzam berisi lima liter yang dibagikan di debarkasi masing-masing setelah tiba di Tanah Air.
Sehubungan dengan tingginya kepadatan operasional di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, Kementerian Haji Arab Saudi mengalihkan sejumlah penerbangan Saudia Airlines yang mengangkut jamaah Indonesia dari Terminal Haji ke Terminal Internasional (Terminal 1).
Menindaklanjuti kebijakan tersebut PPIH Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Bandara telah menempatkan sebagian personel di Terminal 1 untuk memastikan pelayanan dan pendampingan kepada jamaah tetap berjalan optimal.
“Kami mengimbau jamaah untuk mengikuti arahan petugas, memperhatikan informasi nomor gate keberangkatan dan tetap berada di area tunggu yang telah ditentukan karena pengaturan gate dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebutuhan operasional bandara,” ujar Ichsan.
Kemenhaj juga mengimbau jamaah yang masih berada di Tanah Suci untuk menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih, makan teratur, beristirahat cukup, serta menggunakan pelindung kepala atau payung saat beraktivitas di luar hotel.
“Mari kita terus menjaga kekompakan, saling membantu, dan saling mengingatkan dalam kebaikan hingga seluruh jamaah kembali ke Tanah Air dengan selamat,” kata Ichsan.


0 comments